Komentari Awkarin, Ernest Prakasa Singgung Putra Wishnutama

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Komika sekaligus Sutradara dan pemeran dalam film Cek Toko Sebelah Ernest Prakasa saat ditemui usai peluncuran Cek Toko Sebelah The Series di kawsan Kuningan, Jakarta, Selasa, 18 Desember 2018. Serial ini dibintangi oleh Ernest Prakasa, Chew Kin Wah, Dodit Mulyanto, Arafah Rianti, Dion Wiyoko, Gisella Anastasia serta Adinia Wirasti.TEMPO/Nurdiansah

    Komika sekaligus Sutradara dan pemeran dalam film Cek Toko Sebelah Ernest Prakasa saat ditemui usai peluncuran Cek Toko Sebelah The Series di kawsan Kuningan, Jakarta, Selasa, 18 Desember 2018. Serial ini dibintangi oleh Ernest Prakasa, Chew Kin Wah, Dodit Mulyanto, Arafah Rianti, Dion Wiyoko, Gisella Anastasia serta Adinia Wirasti.TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, JakartaErnest Prakasa mengomentari kasus yang menimpa Karin Novilda alias Awkarin terkait penggunaan karya orang lain tanpa izin di media sosialnya yang berulang kali dilakukannya. Awkarin dianggap mencuri karya seniman bernama Hallie Bateman dan membuat Ernest ingin ikut bersuara.

    "Awkarin go internasional karena (lagi-lagi) mencuri karya orang lain untuk dijadikan konten. Keren banget," tulis Ernest di Twitter pada Rabu, 7 Oktober 2020.

    Menurut komika sekaligus sutradara itu pencurian karya tidak bisa dianggap remeh. Ernest memberi peringatan kepada siapapun yang menggunakan karya orang lain tanpa izin akan terus menjadi sorotannya. "Konten alay, settingan, prank, drama lebay? Silakan aja lah selama ga jahatin orang. Namanya juga showbiz. Tapi kalo konten nyolong, gw bakal ributin terus-terusan. Itu janji gw," tulis Ernest.

    Ia merasa masyarakat masih perlu diberikan pengetahuan mengenai aturan hak terhadap karya cipta. Tidak sampai di situ, Ernest justru heran dengan Awkarin yang saat ini memiliki hubungan dekat dengan Sabian Tama yang tidak lain adalah putra dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama.

    Awkarin dikritik Ernest Prakasa karena mengunggah foto dengan menggunakan karya seni tanpa kredit. Instagram/awkarin

    "Kita punya PR besar untuk edukasi soal Hak Atas Kekayaan Intelektual. Public figure harusnya ikut berjuang bersama, bukan malah ikut jadi pelaku pelanggaran. Apalagi yang cari nafkah di bidang industri kreatif. Apalagi yang berteman sama anaknya Menteri Ekonomi Kreatif," tulis Ernest.

    Cuitan Ernest itu langsung mendapatkan reaksi dari berbagai pengguna Twitter lainnya. Mereka juga menyindir perilaku Awkarin yang tidak konsisten dalam mengatasi permasalahan ini.

    "Kelakuan calon mantu Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif nih," tulis akun @hendy0824. "Tolong konsultasi ke dokter, keseringan mencuri karya orang lain mungkin penyakit atau punya kepuasan sendiri," tulis akun @EdnaAmal. "Kalo karya orang luar dicomot, ketahuan, langsung minta maaf.. Tapi kalo karya orang lokal dicomot, 'biar lawyer gue yang urusin'," tulis akun @Anty_KChapp22.

    Awkarin bersama dengan kekasihnya, Sabian Tama, anak sulung Wishnutama. foto/instagram/awkarin

    Awkarin sebelumnya sudah meminta maaf atas penggunaan gambar karya Hallie Bateman tanpa izin yang diunggah di Instagramnya. "Sekali lagi saya membuat kesalahan dengan menggunakan karya seni seseorang di Pinterest tanpa mengetahui siapa seniman sebenarnya, dan saya sangat ceroboh untuk tidak mencoba mencari tahu siapa senimannya. Tapi, saya tidak pernah berniat mencuri atau meniru karya seniman lain. Jadi saya sangat menyesal untuk ini," tulis Awkarin di Twitter pada Selasa, 6 Oktober 2020.

    Sebelum kejadian ini, Awkarin pernah terlibat konflik dengan ilustrator bernama Nadiyah Rizki. Ia menyorot perilaku Awkarin yang kerap mencomot karya orang tanpa menyebutkan kreditnya. Cuitan Nadiyah di Twitter soal itu menghilang setelah ia kepada seorang teman mengaku ditekan Awkarin jika tak ingin digugat ke pengadilan.

    MARVELA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.