Sekian Lama Diam, Anji Buka Suara Soal Anggapan Beri Panggung ke Hadi Pranoto

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyanyi Anji. (Instagram - @duniamanji)

    Penyanyi Anji. (Instagram - @duniamanji)

    TEMPO.CO, Jakarta -  Musisi Anji saat ini masih menjalani tahap penyidikan dari laporan kasus yang menimpanya terkait video kontroversi wawancara dengan Hadi Pranoto yang mengaku sudah menemukan obat Covid-19. Anji kini angkat bicara dan menjelaskan kronologis pertemuannya dengan Hadi pada akhir Juli lalu.

    "Sebenarnya gue melakukan check and recheck. Jadi sebelum gua mewawancarai dia sejak bulan April dia itu udah ada di media, banyak di media online, bahkan dia pernah masuk TV juga," kata Anji saan hadir menjadi tamu di podcast Deddy Corbuzier yang diunggah di kanal YouTube pada Selasa, 6 Oktober 2020.

    Sebelum melakukan wawancara dan membuat konten YouTube, Anji mengaku belum pernah mengenal Hadi Pranoto. "Gua tidak kenal sama dia sebelumnya, tapi ketika gua datang ke Pulau Tegal Mas di Lampung itu gua diundang sama om gua yang punya pulau itu, ada acara di sana," kata Anji.

    Penyanyi dan YouTuber Anji seusai diperiksa di Polda Metro Jaya, Senin, 10 Agustus 2020. TEMPO/Wintang Warastri

    Ia datang untuk menghadiri undangan pamannya untuk bertemu dengan beberapa orang di sana untuk membahas tanah yang dimilikinya untuk dikelola. "Gua ketemu Hadi di situ mas, perkenalan pertamanya sih 'Ini Prof Hadi, orang-orang di situ menyebutnya Prof Hadi'," kata Anji.

    Bukan hanya Anji saja yang mewawancarai Hadi pada saat itu, namun ada sejumlah media yang melakukan hal yang serupa namun tidak dipermasalahkan. "Yang mewawancarai hari itu Lampung Post dan sebenarnya Metro TV tapi gua tidak menemukan beritanya atau belum sempat naik mungkin. Yang mewawancarai Hadi dari Lampung Post itu langsung pemimpin redaksinya," kata Anji.

    Gambar tangkapan layar video wawancara musisi Anji dengan Hadi Pranoto yang diunggah di YouTube pada 31 Juli 2020.

    Ia tidak tahu pasti mengapa hanya kontennya saja yang dipersoalkan sedangkan media tidak. "Mungkin karena media. Jadi gini gua tanggal 31 Juli mas uploadnya, nah Lampung Post itu udah ngepost tanggal 29 Juli, 30 Juli, dan 1 Agutus, sebelum gue dan di situ menyebutkan judulnya benar-benar sama, kalau gue judulnya malah pakai tanda tanya, tapi gak dimasalahkan dia juga nyebutnya prof," kata Anji.

    Ketika permasalahan ini mencuat dan viral, pemberitaan tersebut langsung di take down namun Anji mengaku sudah menyimpan bukti tangkapan layar berita tersebut dan rekamannya. Ia beranggapan kalau saat itu dirinya berada di waktu yang salah. "Menurut gua, gua goblok, ada di waktu yang salah juga karena saat itu gua mendengar wawancara antara pemimpin redaksi Lampung Post dan Hadi, yang dibicarakan itu sama loh sama yang ada di video gua, materinya sama. Gua tertarik karena di situ memberikan harapan," kata Anji.

    MARVELA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Antisipasi Penyebaran Wabah Covid-19 Saat Maulid Nabi

    Untuk menekan penyebaran wabah Covid-19, pemerintah berupaya mencegah kerumunan dalam setiap kegiatan di masyarakat, termasuk kegiatan keagamaan.