Suka Batik Mega Mendung, Sandiaga Pamer Saat Bertemu Barack Obama

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sandiaga Uno mengunggah fotonya saat bertemu mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama dengan batik Megamendung yang dikenakannya. Foto/instagram

    Sandiaga Uno mengunggah fotonya saat bertemu mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama dengan batik Megamendung yang dikenakannya. Foto/instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Sandiaga Uno mengunggah kembali pertemuannya dengan mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama pada 1 Juli 2017. Pertemuan yang berlangsung saat ia baru saja terpilih sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta itu ia unggah kembali untuk merayakan Hari Batik Nasional di akun Instagramnya, Jumat, 2 Oktober 2020.

    Ia mengunggah fotonya yang mengenakan batik Mega Mendung. Ayah tiga anak ini membanyol pada keterangan unggahan fotonmya. "Netizen: Ah masa ketemu presiden amerika pakai batik mega mendung..?? Me: .......*Haters akan tetap bilang ini editan *," tulisnya. 

    Di foto itu, terlihat Sandiaga bersanding dengan Obama, Maya Soetoro-Ng (adik Obama) dan istrinya, Nur Asia Uno. Ia dan istrinya mengenakan batik Mega Mendung. Ia merasa bangga mengenakan batik di manapun dan di segala suasana.

    Pada unggahan sebelumnya, ia juga mengunggah video bersama istrinya saat mengucapkan selamat Hari Batik Nasional. "Selamat Hari Batik Nasional 2020. Meskipun di rumah saja, saya dan @nurasiauno sengaja menggunakan batik sebagai wujud kebanggaan kita pada warisan budaya bangsa dan juga sebagai dukungan pada para perajin dan UMKM batik," tulisnya melengkapi unggahan videonya itu. 

    Ia menuturkan alasannya gemar mengenakan batik motif Mega Mendung, ikon batik daerah Cirebon, Jawa Barat. "Salah satu motif favorit kami karena cocok untuk dipakai santai maupun formal. Bahkan pernah kami pakai sewaktu bertemu Presiden Amerika Serikat, Barack Obama," tulisnya. 

    Sandi berharap di Hari Batik Nasional ini industri batih Tanah Air semakin meningkat. "Semakin banyak peluang usaha dan lapangan kerja yang tercipta," tulisnya.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.