Fobia Ketinggian, Naysilla Mirdad Jajal Skydiving di Selandia Baru

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Naysilla Mirdad saat melakukan skydiving. Foto: IG Naysilla Mirdad.

    Naysilla Mirdad saat melakukan skydiving. Foto: IG Naysilla Mirdad.

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemain sinetron, Naysilla Mirdad mengakui ia memiliki fobia terhadap ketinggian. Tapi bukannya menghindari rasa takut itu, ia justru ingin mengalahkan ketakutan itu. Caranya dengan melakukan skydiving di atas ketinggian 15 ribu kaki di atas udara Queenstown, Selandia Baru.

    "Ini hal paling gila yang pernah saya lakukan dalam hidup saya. Saya benar-benar takut ketinggian, tapi begitulah, bersenang-senang saat melompat keluar dari pesawat," tulisnya saat mengunggah videonya tengah melakukan skydiving di akun Instagramnya, Kamis, 17 September 2020. 

    Nana Mirdad dan Naysilla Mirdad saat liburan ke Queenstown, Selandia Baru pada akhir Februari 2020. Instagram.com/@nanamirdad

    Di video yang diunggahnya itu, Naysilla tandem dengan atlet skydiving. Memang, tidak dijelaskan ia melakukannya di mana. Tapi dari unggahan-unggahan sebelumnya, saat ini Naysilla tengah berada di Selandia Baru. Apalagi panorama langit, pegunungan dan sungai, dan lanskap di bawahnya yang sepi, jelas menunjukkan bukan berada di langit Indonesia yang padat penduduknya. 

    Wajahnya ceria saat bersiap melompat dari atas pesawat. Tapi kecemasan tak bisa ditutupi dari putri Jamal Mirdad dan Lydia Kandou itu. Begitu melompat, ia berteriak kegirangan. "Perasaannya luar biasa. Saya tidak pernah merasa lebih hidup dan saya mendorong kalian untuk melakukan ini. Setidaknya lakukan sekali seumur hidup," ujarnya. 

    Netizen, yang kebanyakan perempuan ikut merasakan bangga menyaksikan idolanya menjajal olahraga ekstrem itu. "Gila, Good for you! Aku begitu takut ketinggian juga dan mengatasinya dengan lompat dua kali. Kamu keren," tulis model Kerenina Sunny. "Kak Nay yang terjun kok saya yang nangis ya," tulis @phutrii_wulan. 

     

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.