Tayang Dua Minggu, Film Mudik Meraup 55 ribu Penonton

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Poster film Mudik yang tayang di Mola TV sejak Jumat, 28 Agustus 2020. Foto: Dok. Mola TV.

    Poster film Mudik yang tayang di Mola TV sejak Jumat, 28 Agustus 2020. Foto: Dok. Mola TV.

    TEMPO.CO, JakartaFilm Mudik sukses meraup 55 ribu penonton setelah dua minggu tayang di Mola TV. Hal itu terungkap dari banyaknya respon di media sosial maupun media konvensional selama dua minggu terakhir.

    Jumlah penonton yang mencapai angka 55 ribu ini juga menjadi salah satu tanda sambutan positif masyarakat Indonesia yang haus untuk kembali menonton film Indonesia berkualitas. Sheila Timothy, selaku produser Lifelike Pictures sendiri tidak menyangka jika jumlah penonton bisa mencapai angka di atas 55 ribu dalam dua minggu.

    “Ini suatu kejutan yang menyenangkan. Apresiasi yang luar biasa ini sangat berarti bagi kami para filmmaker sekaligus menjadi bukti bahwa banyak pencinta film yang rindu menonton film-film lokal yang berkualitas” kata Sheila dalam siaran pers yang diterima Tempo pada Selasa, 15 September 2020.

    Film Mudik disutradarai oleh Adriyanto Dewo, Sutradara Terbaik Festival Film Indonesia 2016 dan diproduseri oleh Perlita Desiani dan Sheila Timothy. Film yang dibintangi oleh Putri Ayudya, Ibnu Jamil, Asmara Abigail serta Yoga Pratama ini menjadi film Indonesia pertama yang rilis di Mola TV sebagai dampak pandemi Covid-19, sekaligus mengawali kerja sama panjang Mola TV dengan Lifelike Pictures.

    Ibnu Jamil dan Putri Ayudya berperan dalam film Mudik yang akan tayang di Mola TV mulai Jumat, 28 Agustus 2020. Foto: Mola TV

    Konflik antara tokoh Aida (Putri Ayudya) dan Firman (Ibnu Jamil) dalam film Mudik yang sukses mengaduk emosi penonton termasuk dari pelaku industri film
    Indonesia ternyata juga ramai memancing pembicaraan di media sosial. Arie Kriting, komika yang telah membintangi sejumlah film itu menyoroti pelajaran yang bisa diambil dari film Mudik ini.

    "Nonton film itu tidak melulu soal hiburan yang menyenangkan hati. Menonton film yang penuh dengan pelajaran mengenai rasa juga adalah sebuah kenikmatan dalam menonton. #FilmMudik produksi @lifelikepictures ini salah satu film yang bisa membuat kita ikut merasakan perjalanan tokoh di dalamnya. Cobalah kawan sekalian menonton film Mudik juga, lalu kita mengingat lagi ingin menjadi manusia seperti apa kita ini," tulis Arie di Instagramnya pada Senin, 31 Agustus 2020.

    Sedangkan Happy Salma yang sudah sangat rindu dengan suasana menonton film di bioskop memuji film Mudik yang menurutnya sangat bagus itu. "#FilmMudik bagus sekali. Bercerita tentang Aida (@_putriayudya) yang tengah mendapatkan konflik rumah tangga dan memutuskan untuk mudik bersama sang suami (@ibnujamilo). Siapa sangka Aida menemui berbagai masalah dan kejutan hidup yang tak terduga dalam perjalanan mudik,” tulis Happy di Instagramnya pada Jumat, 28 Agustus 2020.

    Melihat sambutan yang baik dari para pecinta film, perwakilan Mola TV, Mirwan Suwarso kembali menegaskan komitmen Mola TV untuk terus mendukung industri perfilman Indonesia. “Sebuah karya yang baik itu pasti akan berbicara sendiri. Sebagai pemilik platform tayang, Mola TV hanya memfasilitasi dengan menjadi bioskop digital. Di masa pandemi yang serba sulit seperti ini, Mola TV membuka lebar bioskop digital sebagai alternatif baru bagi produser-produser film selaku pelaku industri di Indonesia. Sayangnya, masih ada yang salah persepsi. Penonton film Mudik tidak harus menjadi pelanggan Mola TV. Penonton hanya perlu membeli 'tiket' 17 ribu rupiah dan langsung bisa menonton film tersebut. Hasil penjualan 'tiket' tersebut
    utuh masuk ke produser,” kata Mirwan.

    Film Mudik masih tayang secara eksklusif di Mola TV dan bisa ditonton dengan mendaftar dan membeli 'tiket' bioskop digital di aplikasi Mola TV yang bisa diunduh di appstore dan google play atau melalui situs Mola TV di tautan http://bit.ly/FilmMudik.

    MARVELA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Utak-atik Definisi Kematian Akibat Covid-19, Bandingkan dengan Uraian WHO

    Wacana definisi kematian akibat Covid-19 sempat disinggung dalam rakor penanganan pandemi. Hal itu mempengaruhi angka keberhasilan penanganan pandemi.