Dia dan Keluarga Positif Covid-19, Dwayne Johnson: Pakai Maskermu

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktor berusia 48 tahun ini menceritakan jika kedua putrinya hanya menunjukkan gejala sakit tenggorokan selama beberapa hari, namun keduanya pulih dengan cepat. Sementara Dwayne dan istrinya sempat merasakan gejala yang lebih berat. Instagram

    Aktor berusia 48 tahun ini menceritakan jika kedua putrinya hanya menunjukkan gejala sakit tenggorokan selama beberapa hari, namun keduanya pulih dengan cepat. Sementara Dwayne dan istrinya sempat merasakan gejala yang lebih berat. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktor, Dwayne Johnson mengumumkan bahwa dirinya, istri, dan dua anaknya terinfeksi Covid-19. Kabar ini ia umumkan sendiri melalui IG TV di akun Instagramnya, Kamis (waktu Indonesia), 3 September 2020.

    “Saya ingin mengabarkan apa yang terjadi padaku dua tiga pekan belakangan ini. Aku, istriku Lauren, dan dua putriku dinyatakan positif Covid-19,” ujarnya.

    Johnson menyatakan situasi ini merupakan  salah satu hal paling menantang dan sulit yang pernah mereka alami sebagai keluarga. “Prioritas saya nomor satu adalah melindungi keluarga,” ujarnya.

    Dwayne Johnson mengatakan dalam posting Instagram bahwa dia dan istrinya, Lauren, dan putri mereka, Jasmine (4 tahun) dan Tiana (2 tahun), terjangkit virus sekitar 2,5 minggu lalu. Instagram

    Dwayne The Rock Johnson menyatakan, mereka positif Covid-19 sejak Agustus lalu dari kerabat dekat mereka. Meski sulit dan menantang, ia mengatakan saat ini kondisinya dan keluarga baik-baik saja, sehat, dan tidak menularkan orang lain.

    Johnson pun mengimbau agar masyarakat memakai masker. “Saya heran beberapa orang di luar sana, termasuk politikus, berpikiran memakai masker itu sebagai bagian dari agenda politik,” katanya.

    "Ini tidak ada hubungannya dengan politik. Pakai maskermu,” katanya. The Rock kemudian menuturkan, ibunya, yang sebelah paru-parunya diangkat karena kanker paru-paru, memakai masker setiap hari. 

    Dikutip dari New York Times, kasus virus corona meningkat di seluruh dunia. Saat ini, sudah lebih dari 26 juta orang terinfeksi dan setidaknya 862.000 meninggal karena virus. 

    Di Amerika Serikat, setidaknya ada 1.074 kematian dan lebih dari 40 ribu kasus baru dilaporkan pada Rabu, 2 September 2020, berbarengan saat Johnson mengunggah kabar ia tertular itu.  Johnson menyarankan masyarakat untuk mencegahnya. "Pikirkan dua kali tentang siapa yang Anda miliki di rumah Anda," katanya.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.