Mengaku Dapat Banyak Dukungan, Yosi Project Pop Ucap Terima Kasih

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Yosi Project Pop ditemui usai konferensi pers Konser Gue 2 di Gang Potlot, Duren Tiga, Jakarta Selatan, 3 Februari 2017. Konser ini akan digelar pada 4 Februari besok. TEMPO/Dini Teja

    Yosi Project Pop ditemui usai konferensi pers Konser Gue 2 di Gang Potlot, Duren Tiga, Jakarta Selatan, 3 Februari 2017. Konser ini akan digelar pada 4 Februari besok. TEMPO/Dini Teja

    TEMPO.CO, Jakarta - Hermann Josis Mokalu atau Yosi Project Pop membuat video ucapan terima kasih di IG TV-nya pada Rabu, 2 September 2020 setelah disebut memimpin influencer yang mendapatkan dana Rp 90 miliar. Ketua Siberkreasi Kominfo ini mengaku merasa diberkati dan dikasihi setelah mendapatkan banyak dukungan yang dikirimkan kepadanya. 

    "Thank you semua, I feel blessed, I feel loved. Saya bahagia dan sehat fisik dan mental," ujarnya dalam IG TV yang diunggahnya itu. Ia hanya menuliskan keterangan singkat pada unggahan videonya itu. "Ucapan terima kasih." 

    Beberapa hari belakangan ini, ketenangan Yosi terusik. Bermula ketika Staf Ahli Kemenkominfo Henri Subiakto dalam sebuah program televisi menyebut nama Yosi Mokalu atau Yosi Project Pop sebagai orang yang melatih influencer melalui program Siberkreasi. 

    Banyak yang mengaitkan bahwa influencer yang dilatih Siberkreasi ini sama dengan buzzer yang mendapatkan guyuran Rp 90 miliar untuk mendukung program pemerintah. Saat memberikan penjelasan selama sepuluh menit pada Senin, 31 Agustus 2020, Yosi membantahnya.

    Menurut pentolan Project Pop ini, buzzer adalah influencer yang dipakai pemerintah untuk mendukung program-program mereka. Adapun School of Influencer Siberkreasi merupakan kegiatan kelas edukasi literasi digital yang mengajarkan konten kreator lokal di daerah sejak 2018 dengan dana Rp 1,6 miliar untuk lima kota. 

    Akibat kesalahpahaman itu, kata Yosi, ia menerima perundungan di Instagram pribadinya. Tapi ia mengakui, dukungan pun mengalir deras untuknya. 

    "Kami semua merasa, kami dijaga dan dilindungi Tuhan, terima kasih. Puji Tuhan. Kita hanya diberikan kesempatan untuk jadi berkat dengan tetap melayani, mengasihi berteman dan tetap mengasihi. Semoga kita semua selalu menjaga nama Tuhan," ujarnya.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.