Band Noah Lelang Album Piringan Hitam, Harga Mulai Rp 500 Ribu

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penampilan band Noah di hari pertama Love Fest 2020, Jumat, 21 Februari 2020. (ANTARA)

    Penampilan band Noah di hari pertama Love Fest 2020, Jumat, 21 Februari 2020. (ANTARA)

    TEMPO.CO, Jakarta -Band Noah membuka lelang album piringan hitam perdananya mulai 1-16 September 2020. Harga lelangnya dibuka dari Rp 500 ribu. Album vinyl berjudul Keterkaitan Keterikatan edisi spesial itu hanya akan diproduksi sekeping saja.

    Dari akun Noah di Instagram, hasil dari kegiatan lelang itu akan didonasikan kepada beberapa kru industri musik. Pihak Musica Studios akan menghubungi pemenang lelang.

    Rencananya pada 16 September 2020 Noah akan mengumumkannya di acara NoahEightNiversary. “Terima kasih Sahabat Noah telah menemani perjalanan kami selama 8 tahun,” kata mereka di akun media sosialnya.

    Menurut beberapa penggemarnya, 16 September merupakan tanggal kelahiran Ariel Noah yang bernama asli Nazril Irham di Pangkalan Brandan, Sumetera Utara pada 1981.Personel grup musik Noah Ariel (tengah), Lukman (kanan), dan David (kiri) berpose dengan memegang piala penghargaan pada Malam Anugerah Musik Indonesia (AMI) 2019 di Jakarta, Rabu, 27 November 2019. Noah berhasil meraih penghargaan AMI 2019 untuk kategori duo/grup pop terbaik. ANTARA

    Soal acara perayaan 8 tahun itu sejauh ini masih belum ada penjelasan dari Noah maupun Musica. Grup musik eks Peterpan itu kini tinggal beranggotakan vokalis Ariel, gitaris Lukman, dan keyboardis David.

    Beberapa penggemarnya menuliskan angka penawaran lelang di akun Noah. Ajuannya ada yang serius dan main-main dengan angka kisaran Rp 400 ribu hingga ada yang berani sampai Rp 5 juta. Sebagian lagi, seperti fahriadi666, berkomentar, “Alat pemutarnya kaga punya.”


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.