Mulai Syuting, Film Satria Dewa Gatotkaca Curi Perhatian Media Internasional

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Film Satria Dewa Gatotkaca. (Foto: Satria Dewa Studio)

    Film Satria Dewa Gatotkaca. (Foto: Satria Dewa Studio)

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketika dunia perfilman Indonesia mengalami mati suri akibat pandemi Covid-19, kabar baik datang lewat film Satria Dewa Gatotkaca. Setelah secara resmi merilis video teaser berdurasi 6 menit, film ini rupanya menarik perhatian media  internasional.

    Adalah Variety.com yang tertarik dengan membuat artikel tentang film ini. Mendapatkan perhatian dari media luar negeri, Rene Ishak mengaku bahagia.

    “Sebagai warga bangsa Indonesia, tidak ada yang lebih membahagiakan saya melihat Pahlawan Indonesia diterima di panggung Internasional dan membawa kebanggaan bagi bangsa. Kami berharap dengan daya tarik cerita, karakter, dan jagad Satria Dewa pahlawan kita, tidak hanya akan menarik penonton Indonesia tetapi juga penonton internasional,” katanya dalam rilis resmi yang diterima Tempo, Sabtu, 29 Agustus 2020.

    Dalam artikel berjudul Indonesian Film Franchise ‘Satria Dewa’ Begins Shooting Under Strict Protocols,  Variety.com mengangkat proses syuting film Satria Dewa Gatotkaca ditengah pandemi covid-19. Selain itu, Variety.com juga mengungkap besarnya biaya yang dihabiskan untuk produksi film garapan Hanung Bramantyo ini.

    Eksekutif Produser Satria Dewa Studio, Rene Ishak kepada variety.com mengungkapkan, untuk film Indonesia, film Satria Dewa Gatotkaca memiliki biaya produksi dan marketing yang sangat besar yaitu 4 sampai 5 Juta US Dollar. Film ini juga diperankan oleh Yayan Ruhiyan dan Cecep Arif Rahman, yang sudah bermain di film Hollywood, John Wick 3 dan Star Wars: Episode VII - The Force Awakens. selain itu, aktor muda berbakat, Rizky Nazar terpilih menjadi pemeran utama dalam film Satria Dewa Gatotkaca.
     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?