Kakek Meninggal, Ahok Ingat Warisan Satu-satunya yang Diberikan

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ahok bersama putranya, Nicholas Purnama dan Daud Albeenner Purnama, berkunjung ke ruang terbuka hijau dan RPTRA Kalijodo, Penjaringan, Jakarta, 17 Desember 2016. Ahok mengajak putranya mencoba arena sepeda BMX. TEMPO/Larissa

    Ahok bersama putranya, Nicholas Purnama dan Daud Albeenner Purnama, berkunjung ke ruang terbuka hijau dan RPTRA Kalijodo, Penjaringan, Jakarta, 17 Desember 2016. Ahok mengajak putranya mencoba arena sepeda BMX. TEMPO/Larissa

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sedang mengalami musibah. Kakeknya, Bun Kin Fo meninggal pada Ahad, 23 Agustus 2020 di Belitung Timur. Kabar ini membuat Ahok bersama istri, Puput Nastiti Devi, ibunya, dan putranya, Yosafat Abimanyu Purnama bertolak ke Belitung untuk melepas kepergian kakek tercintanya itu. 

    Ia mengunggah foto dirinya bersama keluarga besar, mengelilingi peti jenazah kakeknya di akun Instagramnya, Selasa, 25 Agustus 2020. Ayah empat anak ini kemudian menuliskan kenangan bersama sang kakek.

    "Warisan dan hadiah satu-satunya yang pernah kakek berikan kepada saya adalah Alkitab yang diberikan ketika mau berangkat ke Jakarta melanjutkan studi SMA di tahun 1981," tulisnya. 

    Ahok bersama keluarga bebasnya mengelilingi peti jenazah kakeknya, Selasa, 25 Agustus 2020. Foto: @basukibtp.

    ADVERTISEMENT

    Saat itu, kata ayah Nathania Purnama ini, sang kakek menjabat sebagai Ketua Majelis Gereja Persekutuan Kristen Gantung Belitung. Waktu itu, Kabupaten Belitung belum ada pemekaran dengan Belitung Timur. 

    Warisan Alkitab inilah yang membuat Ahok sangat religius dan taat beribadah. Ia tak segan mengunggah video saat bersama ibu dan istrinya melakukan kebaktian di dalam kamar dengan mendengarkan pendeta yang memandu dari layar televisi lantaran pandemi Covid-19. 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.