Yusuf Mansur Sakit, Malah Dikomentari Jahat, Wirda: Papa Sudah Kebal

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pendiri PayTren, Ustad Yusuf Mansur, dalam acara seminar Perkembangan Fintech Indonesia di Gedung Tempo, Palmerah, Jakarta, Rabu, 8 Agustus 2018. TEMPO/Charisma Adristy

    Pendiri PayTren, Ustad Yusuf Mansur, dalam acara seminar Perkembangan Fintech Indonesia di Gedung Tempo, Palmerah, Jakarta, Rabu, 8 Agustus 2018. TEMPO/Charisma Adristy

    TEMPO.CO, Jakarta - Pendakwah Yusuf Mansur mengalami penyumbatan oksigen di leher ke kepala sejak 2014. Akibatnya, ia kerap merasakan pusing-pusing yang ditahannya selama enam tahun ini.

    Saat menjalani perawatan di rumah sakit, pemimpin Pondok Pesantren Daarul Qur'an, Tangerang, Banten ini mengunggah foto saat menjalani perawatan di media sosial oleh admin dan keluarganya, Sabtu pagi, 22 Agustus 2020. "Mohon doanya," tulisnya di Instagram dan akun Twitternya. 

    Komentar yang berseliweran di Twitter beragam. Banyak yang mendoakan dia, tapi tak sedikit pula yang mencacinya dan mengaitkannya dengan sikap politiknya pada 2014, hingga mendoakan lebih buruk. 

    "Ada udang di balik bakwan gak? Cepat sembuh pak Ustadz, balik gih ke jalan yang lurus mending hidup melarat tapi membela kebenaran daripada hidup bermewah-mewah tapi....," cuit salah satu netizen dengan nada nyinyir. Masih banyak hujatan dengan kalimat mengerikan yang tak pantas ditulis di sini. 

    Yusuf Mansur bersama putrinya, Wirda Mansur. Instagram

    Tak sedikit yang dengan tulus mendoakan kesembuhannya. "Banyak yang mencela orang yang minta doa kesembuhan, meminta orang untuk taubat, seolah-olah dia lupa dengan dosa sendiri. Kesembuhan selalu Allah berikah kepada hamba yang meminta. Cepat sembuh ustad Yusuf Mansur, Allah selalu melindungi," cuit @Nunikvico. 

    Di antara doa baik, ada yang menarik perhatian Yusuf Mansur dan difoto tangkap layar lalu diunggahnya di akun Instagramnya. Ia tersentuh dengan cuitan seorang penganut Kristen bernama @evhia.

    "Direply banyak yang seagama dengan ustad tapi bukan doa yang disampaikan melainkan hujatan, sebagai kafir saya doakan ustad amendapat kesembuhan dari Tuhan saya yang Maha Pengasih dan Penyayang dan Dia akan menyembuhkan tanpa memandang siapapun yang perlu pertolonganNYA. Amin," cuitnya. 

    Yusuf Mansur pun memberikan tanggapannya saat mengunggah foto tangkap layar cuitan itu. "Hujatan dan makian, sumpah serapah dan doa-doa buruk, sesungguhnya juga adalah doa-doa baik dan kebaikan. InsyaAllah sangat baik malah, kan kita butuh banget penggugur dosa yang lebih banyak lagi datangnya dari arah, jalan, pintu, yang kita gak punya," jawab Yusuf.  

    Ia merasa malu dengan cuitan Sylvi @evhia. "Mestinya reply Twit dari Mbak Sylvi, jadi tamparah keras buat kita-kita semua dan pelajaran berhaga banget," ujarnya. 

    Putri sulungnya, Wirda Mansur menjelaskan, ayahnya sudah bebal mendapatkan hujatan dan cacian. "Sudah lewat sepak terjang beliau untuk up and down. Papa itu kebal sekali menerima cacian itu. Kalau dimarahin enggak pernah marah balik. Kata papa, kita harus memiliki hati seluas samudera, jangan buang tenaga untuk mikirin begitu," kata Wirda kepada Tempo, Sabtu malam, 22 Agustus 2020. 

    Ia mengakui, ayahnya yang tidak aktif di Twitter, dirinyalah yang memberitahui cuitan dari @evhia ini. "Banyak yang nanyain kabar papa, ya sudahlah masih banyak yang mendoakan, walau tidak seiman sama kita," ucapnya. 

    Menurut Wirda, hujatan itu tidak membuat Yusuf makin sakit. "Tadi pulang dari rumah sakit, papa langsung naik ke lantai dua, meeting, apa yang bisa dikerjakan."


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?