Pesan Najwa Shihab di HUT RI ke-75: Tapi Kerja Belum Selesai, Belum Apa-apa

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Najwa Shihab dengan masker burung garuda. Instagram/@najwashihab

    Najwa Shihab dengan masker burung garuda. Instagram/@najwashihab

    TEMPO.CO, Jakarta - Najwa Shihab memberikan pandangannya tentang HUT RI ke-75. Menurut dia, proklamasi kemerdekaan seharusnya tak berhenti sekadar deklarasi. "Sebab merdeka mestinya bukan alat propaganda. Indonesia adalah kata kerja, mimpi-mimpi yang harus digubah menjadi nyata," tulisnya pada keterangan fotonya yang mengenakan masker putih bergambar Burung Garuda, di akun Instagramnya, Senin, 17 Agustus 2020. 

    Founder Narasi TV itu menukilkan setengah bait puisi karya penyair Chairil Anwar yang berjudul Antara Karawang - Bekasi.

    "Kami sudah coba apa yang kami bisa
    Tapi kerja belum selesai, belum apa-apa
    Kami sudah beri kami punya jiwa
    Kerja belum selesai, belum bisa memperhitungkan arti 4-5 ribu jiwa
    Kami cuma tulang-tulang berserakan
    Tapi adalah kepunyaanmu."

    Najwa Shihab mengikuti tantangan #womensupportingwomen (Instagram/@najwashihab)

    Menurut Nana, panggilan akrab putri ulama besar Indonesia, Quraish Shihab ini, tulang belulang pejuang berserakan tak lagi bisa berkata. Saatnya kita yang berkata. 

    "Bung Hatta pernah berbicara, hanya ada satu negara yang menjadi negaraku. Negara itu tumbuh karena satu perbuatan, dan itu perbuatanku," tulisnya. 

    Najwa pun menuliskan kalimat pamungkasnya. "Selamat Hari Kemerdekaan, teman-teman. Selamat merayakan ke-Indonesia-an kita, dengan cinta dan kerja yang tak lekang oleh usia." 

    Dalam satu jam, unggahan Najwa Shihab  tentang HUT RI ke-75 ini disukai lebih dari 78 ribu netizen. Kebanyakan menaksir masker garuda dihiasi batik yang dikenakannya. "Keren banget maskernya, belinya dimana?" tulis @arif.lau. "Maskernya mantap mba .. boleh tuh," tulis @faridafarida727. 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.