Anissa Trihapsari Serba Praktis

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (Tempo/Nickmatulhuda)

    (Tempo/Nickmatulhuda)

    TEMPO Interaktif, Jakarta : Lebaran tinggal beberapa hari lagi. Bagi orang kebanyakan, sisa waktu yang ada itu, digunakan untuk membuat kue dan makanan serta berbelanja keperluan lebaran. Mulai dari makanan kecil untuk suguhan tetamu yang datang, ketupat berserta lauk dan sayurnya, hingga baju buat anak-anak maupun untuk dirinya sendiri semuanya tak boleh terlewat.

    Dan ritual seperti itu, terjadi saban tahun. Tak afdol rasanya bila tak berbelanja. Begitulah orang selalu berasalan. Tapi tak begitu dengan Anissa Trihapsari. Istri Sultan Jorghi itu, malah belum membeli kue dan baju. "Aku belum beli kue dan baju. Konsentrasi dulu ke ibadah puasa dululah. Biar khusuk," ujarnya

    Artis yang mengawali karirnya dari model pada 1994 itu mengaku, dirinya memang selalu berprinsip serba praktis dalam hal apapun. "Ya kalau ada yang lebih praktis, ekonomis dan mudah, kenapa kita tidak coba," tuturnya.

    Karena prinsip itu pula, ibu dari Aqueeni Aziz Djorghi yang lahir April 2008 itu, belum membeli baju untuk lebaran. Lagi-lagi ia mengaku, karena ingin praktis. Lebih-lebih sejak kelahiran anaknya, Anissa telah mantap memutuskan untuk berbusana muslimah. Jadi, dalam urusan berbusana, Anissa merasa lebih mudah dan sederhana ketimbang saat belum berjilbab.

    Kini, perempuan kelahiran Jakrata 24 Mei 1976 ini, terlihat sering mengenakan gamis atau stelan tunik dan celana panjang serta jilbab. Untuk jilbab pun, ia memilih yang bentuknya sederhana dan gampang memakainya, yaitu jilbab segi empat. "Jilbab ini gampang dikombinasikan, lebih modis, simpel dan praktis," jelasnya.

    Satu hal lagi, setelah memakai baju muslimah itu, anggaran untuk belanja baju juga tak sebesar dulu, yaitu saat dirinya belum memakai jilbab. Jadi, ia merasa lebih hemat dan bisa menyisihkan anggaran beli baju untuk keperluan anaknya.

    Meski selalu berprinsip praktis dan mudah, bukan berarti saat lebaran ini, Anissa juga akan bersikap praktis dan mudah saja dalam bersilaturahmi dengan sanak saudara. Dengan kirim pesan pendek atau telepon misalnya. "Ya enggak. Tetap akan bersilaturahmi, ya sungkeman. Hari pertama ke mama dan keluarga. Terus ke rumah mamanya Sultan," kata Anissa.

    Arif Arianto


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.