Jerinx SID Ditahan, Muncul Petisi Pembebasannya

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nora Alexander memeluk suaminya, musikus I Gede Astina alias Jerinx  SID sebelum masuk ke dalam tahanan Mapolda Bali, Rabu, 12 Agustus 2020. Jerinx ditahan sebagai tersangka kasus ujaran kebencian lewat media sosial. Dok.I Wayan

    Nora Alexander memeluk suaminya, musikus I Gede Astina alias Jerinx SID sebelum masuk ke dalam tahanan Mapolda Bali, Rabu, 12 Agustus 2020. Jerinx ditahan sebagai tersangka kasus ujaran kebencian lewat media sosial. Dok.I Wayan "Gendo" Suardana

    TEMPO.CO, Jakarta - Penahanan terhadap Jerinx SID menggerakkan Persadha Nusantara menggagas petisi agar polisi membebaskan Jerinx. Petisi ini ditujukan kepada Kapolri, Menteri Kesehatan, dan Kapolda Bali dengan menargetkan dapat menggalang 35 ribu tanda tangan. Petisi yang dibuat pada Kamis, 13 Agustus 2020 itu sudah melewati angka 28 ribu tanda tangan. 

    "Kasus Jerinx SID yang menyoal “IDI Kacung WHO” begitu cepat direspon Polda Bali. Ia telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Cuitan kacung di tengah kasus pandemi Covid-19 untuk membela masyarakat kecil, memperjuangkan agar tidak ada lagi ibu-ibu hamil atau bayi yang meninggal karena syarat rapid tes sebelum melahirkan. Kini Jerinx yang membela mereka justru berada di balik jeruji besi," demikian bunyi dua alinea pertama petisi yang berjudul Bebaskan Jerinx dan Tahan Kacung Penilep Uang Rakyat.

    Jerinx, drummer Superman Is Dead ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan setelah menyatakan IDI kacung WHO. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang tidak terima dengan pernyataan Jerinx melaporkannya ke polisi. Suami Nora Alexandra itu dikenakan pasal 27, 28, dan 45 UU ITE karena melakukan pencemaran nama baik dan ujaran kebencian. Ia ditahan lantaran ancaman hukumannya enam tahun penjara. 

    Nora Alexandra akan tetap menemani suaminya Jerinx SID walaupun dalam kondisi terpuruk yang sedang dialaminya saat ini. Instagram/@ncdpapl

    Dalam petisi itu, Persadha Nusantara membandingkan Jerinx dengan Munarman, mantan juru bicara Front Pembela Islam yang sudah berstatus tersangka setelah menghina pecalang di Bali. Hingga kini, kasus yang menimpa Munarman tidak ada kelanjutannya.

    "Bagaimana dengan kasus pejabat negara yang diduga menganiaya staff masih bisa berleha-leha meskipun hasil visum sudah jelas?" tulis petisi itu menambahkan. 

    Petisi itu juga menuntut agar polisi bertindak adil. "Jika hanya karena cuitan kata kacung, Jerinx ditahan, maka masyarakat juga meminta keadilan hukum, agar seluruh kacung-kacung penilep uang rakyat dipenjara."

    Istri Jerinx, Nora Alexandra pun membagikan petisi ini di akun Instagramnya. "Tanda tangan dan sebarkan!!!" tulisnya pada keterangan unggahannya ini, Kamis, 13 Agustus 2020.

    Persadha Nusantara adalah wadah untuk menjaga kebhinnekaan dan sarana komunikasi antaretnis dan budaya di Tanah Air yang diinisiasi di Bali. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Utak-atik Definisi Kematian Akibat Covid-19, Bandingkan dengan Uraian WHO

    Wacana definisi kematian akibat Covid-19 sempat disinggung dalam rakor penanganan pandemi. Hal itu mempengaruhi angka keberhasilan penanganan pandemi.