Tak Kunjung Diputar di Bioskop, Film Mulan Tayang di Disney Plus

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Disney memutuskan untuk menunda penayangan Mulan secara global yang semula dijadwalkan 27 Maret 2020, karena wabah virus corona COVID-19 di banyak negara. Semula Disney tetap berencana merilis Mulan, bahkan sudah menggelar gala premier pekan lalu di Los Angeles. Namun pada Jumat (13/3), Disney akhirnya memutuskan menunda penayangan film live-action adaptasi dari animasi tersebut. Pihak Disney pun belum mengumumkan jadwal baru perilisan film ini. IMDB

    Disney memutuskan untuk menunda penayangan Mulan secara global yang semula dijadwalkan 27 Maret 2020, karena wabah virus corona COVID-19 di banyak negara. Semula Disney tetap berencana merilis Mulan, bahkan sudah menggelar gala premier pekan lalu di Los Angeles. Namun pada Jumat (13/3), Disney akhirnya memutuskan menunda penayangan film live-action adaptasi dari animasi tersebut. Pihak Disney pun belum mengumumkan jadwal baru perilisan film ini. IMDB

    TEMPO.CO, Jakarta -Tak kunjung dirilis di bioskop akibat pandemi Covid-19, film Mulan rencananya bakal tayang perdana di Disney Plus. Pihak Disney mengumumkan film Mulan akan tayang di Disney Plus pada 4 September 2020.

    Tidak seperti konten lain yang tersedia di Disney Plus, untuk menyaksikan film ini, pelanggan harus membayar lagi 29,99 dolar Amerika atau senilai Rp435 ribu. Untuk wilayah di mana Disney Plus tidak tersedia, Mulan akan tetap ditayangkan di bioskop.

    CEO Disney, Bob Chapek mengatakan keputusan besar untuk Mulan ini bukan cerminan dari model bisnis baru untuk perusahan tersebut. "Ini kami lakukan hanya untuk Mulan dan bukan merupakan bagian dari bisnis baru," ujar Chapek dilansir Variety, Rabu, 5 Agustus 2020.

    Keputusan untuk membawa Mulan ke video-on-demand premium juga untuk menekan peningkatan ketergantungan studio pada Disney Plus di saat sebagian besar bisnis mereka seperti taman hiburan, kapal pesiar hingga toko ritel lumpuh akibat pandemi.

    Chapek mengatakan berdasarkan hasil penelitian, rilis film besar seperti Mulan jika dibawa ke rumah akan menjadi stimulus yang cukup besar untuk orang-orang mendaftar ke Disney Plus. Chapek juga mengatakan bahwa keputusan ini akan memberi mereka kesempatan untuk mendapatkan kembali beberapa investasi awalnya di Mulan.

    Film Mulan menelan biaya 200 juta dolar untuk produksi dan jutaan lainnya untuk pemasaran dan promosi skala global. Itu berarti Mulan hanya bergantung dari penjualan tiket.Liu Yifei. Instagram/@yifei_cc

    Mulan awalnya dijadwalkan rilis perdana di bioskop pada 27 Maret 2020 dan mengalami penundaan beberapa kali hingga akhirnya dihapus dari kalender rilis tanpa batas waktu pada pekan lalu.

    Mulan bercerita tentang legenda prajurit wanita China yang menyamar sebagai pria untuk membebaskan ayahnya yang lemah dari wajib militer akibat perang. Film ini menampilkan Liu Yifei sebagai Mulan, Tzi Ma sebagai ayah Mulan dan Gong Ling, seorang penjahat yang misterius.

    Seperti Crazy Rich Asians, film ini adalah satu-satunya rilis berskala besar dari studio Hollywood yang seluruh pemainnya adalah orang Asia. Mulan direncanakan untuk rilis secara global terutama di Cina. Meski bioskop di sana telah buka, penjualan box office tetap melambat karena tidak ada konten baru untuk ditampilkan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Utak-atik Definisi Kematian Akibat Covid-19, Bandingkan dengan Uraian WHO

    Wacana definisi kematian akibat Covid-19 sempat disinggung dalam rakor penanganan pandemi. Hal itu mempengaruhi angka keberhasilan penanganan pandemi.