Motif Jadi Penyanyi, Denny Caknan: Berantas Utang Bapak Ibu

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Denny Caknan, penyanyi lagu Jawa yang disebut penerus Didi Kempot. Foto: IG @denny_caknan

    Denny Caknan, penyanyi lagu Jawa yang disebut penerus Didi Kempot. Foto: IG @denny_caknan

    TEMPO.CO, Jakarta - Nama Denny Caknan mulai dikenal sejak sukses menyanyikan lagu Kartonyono Medhot Janji. Namun banyak yang belum tahu kalau motif sebenarnya Denny menjadi penyanyi adalah untuk membayar utang orang tuanya.

    "Misi kita sebenarnya memberantas utang bapak ibu. Bapak dan ibu utangnya banyak banget sumpah. Paling sekitar 40-an juta," kata Denny di kanal YouTube Melaney Ricardo pada Senin, 3 Agustus 2020.

    Nominal Rp 40 juta sangat besar bagi kedua orang tua Denny yang hanya bekerja sebagai kuli dan penjual sayur. Setiap momen lebaran, orang tua Denny selalu menangis karena harus mencari uang ke sana kemari untuk membayar utang tersebut.

    Sebelum terjun ke dunia tarik suara, Denny sempat bekerja di Dinas Lingkungan Hidup yang ditugaskan untuk menanam tanaman dengan gaji honorer. Dengan gaji tersebut, pemilik nama asli Denny Setiawan ini juga tidak bisa berbuat banyak untuk melunasi utang orang tuanya. "Ketika lagu muncul kita udah banyak yang datangin untuk foto, akhirnya kita keluar dari situ," kata Denny.

    Denny Caknan, penyanyi lagu Jawa. Foto: IG @denny_caknan.

    Melalui lagu Kartonyono Medhot Janji yang sudah ditonton lebih dari 150 juta kali di kanal YouTubenya, Denny berhasil membayar lunas seluruh utang orang tuanya. "Akhirnya YouTube cair, bapak ibu sudah selamat semuanya," kata Denny. Tidak hanya itu, ia juga sudah bisa membeli empat unit mobil dan sebuah rumah.

    Pria 26 tahun itu mengaku sebenarnya tidak bercita-cita menjadi artis yang bisa dikenal banyak orang. "Enggak (ingin jadi artis), kalau lagu laku itu harapannya oke lah lagu laku, tapi kalau kita jadi penyanyi kelihatannya enggak deh. Tapi ternyata Allah berkata lain kita jadi penyanyi," kata Denny.

    Pria asal Ngawi, Jawa Timur itu juga berpesan kepada anak-anak muda untuk realistis dalam hidup untuk tidak bertindak gegabah yang akhirnya bisa merugikan diri sendiri. "Intinya semangat, jangan bermimpi yang lebih-lebih deh, jangan yang aneh-aneh dulu, yang penting kita lancar untuk pekerjaan terus kita bisa memungut uang dari situ ya udah. Kalau mimpi kalian punya modal bakat kerjakan lalu lepaskan. Jangan tinggalkan pekerjaan saat ini," kata Denny.

    MARVELA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.