Film Horor Scream Dibuat Lagi, Masih Dibintangi Courteney Cox

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Courteney Cox. REUTERS/Mario Anzuoni

    Courteney Cox. REUTERS/Mario Anzuoni

    TEMPO.CO, Jakarta - film horor Scream akan dibuat ulang. Spyglass Media Group dan Paramount membuat mengumumkan bahwa pembuatan film ini diharapkan akan mulai pada akhir 2020 di Wilmington, Carolina Utara.

    Seperti dilansir Variety pada Sabtu, 1 Agustus 2020, bintang serial televisi Friends, Courteney Cox akan mengulangi perannya sebagai reporter berita Gale Weathers. Sutradara film Ready or Not, Matthew Bettinelli-Olpin dan Tyler Gillett sedang menggodok skenario yang tulis oleh James Vanderbilt dan Guy Busick.

    Pada Mei, David Arquette mengumumkan bahwa ia akan mengulangi perannya sebagai Sheriff Dewey Riley dalam film Scream versi reboot yang akan datang. Rincian plot untuk film ini masih dalam proses penyelesaian.

    Film Scream asli memulai debutnya pada 1996. Film ini dibintangi oleh Neve Campbell sebagai Sidney Prescott, yang merupakan target dari si pembunuh Ghostface.Film Scream (1996). (IMDB)

    Cox dan Arquette ikut membintangi dalam waralaba empat film, disutradarai oleh Wes Craven dan ditulis oleh Kevin Williamson. Keempat film ini jika digabung meraup 608 juta dolar di seluruh dunia. Sekuel film tersebut kemudian dirilis pada 1997, 2000 dan 2011.

    Dalam sebuah pernyataan, Bettinelli-Olpin, Gillett dan Chad Villella mengatakan tidak bisa membayangkan pembuatan Scream tanpa adanya tokoh Gale Weathers yang ikonik. "Kami sangat senang berkesempatan untuk bekerja sama dengan Courteney Cox. Kami benar-benar penggemar hebat dari karyanya dan kami sangat senang untuk bergabung dengannya di bab selanjutnya dari Scream saga!," kata mereka.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa saja Tanda-tanda Perekonomian Indonesia di Ambang Resesi

    Perekonomian Indonesia semakin dekat dengan kondisi resesi teknikal. Kapan suatu negara dianggap masuk ke dalam kondisi resesi?