Kirim Sinyal ke Penghinanya, Ahok: Merendahkan Orang Lain agar Dinilai Tinggi

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ahok bersama istrinya Puput Nastiti Devi dan putranya Yosafat Abimanyu Purnama saat sesi foto. Puput kerap membagikan suasana kebersamaan di dalam rumah bersama keluarga kecilnya yang mendapatkan respon positif dari warganet. Instagram/@btpnd

    Ahok bersama istrinya Puput Nastiti Devi dan putranya Yosafat Abimanyu Purnama saat sesi foto. Puput kerap membagikan suasana kebersamaan di dalam rumah bersama keluarga kecilnya yang mendapatkan respon positif dari warganet. Instagram/@btpnd

    TEMPO.CO, Jakarta - Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan istrinya, Puput Nastiti Devi mengunggah tulisan di akun Instagram yang dikelola langsung oleh keduanya, @btpnd pada Sabtu, 1 Agustus 2020. Unggahan ini seolah hendak ditujukan kepada para penghina Ahok yang tidak berhenti menyerang mantan Gubernur DKI Jakarta itu di Instagram. 

    Unggahan itu berupa foto ilustrasi langit senja dan sosok tubuh pria yang disorot dari belakang. Di atasnya ditulis kalimat bijak yang diambil dari akun @inspirasi_bahagia. "Merendahkan orang lain agar dinilai tinggi, menghina orang lain agar dinilai mulia, seakan kita lupa jika kita merendahkan atau menghina, yang rendah dan hina, sedangkan yang kita nilai bisa jadi mulia di sisi Tuhannya," demikian isi tulisan itu. 

    Unggahan tulisan itu sudah dihapus oleh keduanya. Sebelum dihapus, seperti halnya unggahan lainnya, Ahok dan Puput Nastiti Devi menutup kolom komentar untuk mencegah komentar negatif masuk. 

    Ahok dan istrinya, Puput Nastiti Devi mengunggah foto disertai tulisan pada Sabtu, 1 Agustus 2020 di akun yang dikelola keduanya @btpnd. Foto ini sendiri sudah dihapus oleh keduanya.

    Ahok melaporkan AS dan EJ ke Polda Metro Jaya pada 17 Mei 2020 dengan sangkaan penghinaan terhadap keluarganya. Keduanya mengirimkan pesan penghinaan terhadap Ahok dan keluarganya lewat akun instagram resmi Ahok beberapa waktu lalu. Dua perempuan sepuh itu merupakan penggemar Veronica Tan, mantan istri Ahok. 

    Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus pada Jumat, 31 Juli 2020 menyebutkan, salah satu hinaan itu adalah menyandingkan foto Ahok, istri, dan anaknya dengan gambar hewan serta kata cacian.

    Veronica Tan. Instagram.com/@veronicatan_official

     

    Yusri menuturkan, para pembenci Ahok memiliki grup di aplikasi percakapan WhatsApp dan Telegram. Para anggota grup itu kerap membagikan informasi seputar kegiatan Ahok dan Puput, serta kegiatan Veronica Tan.

    Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan menangkap seorang tersanka di Bali. Nenek berinisial AS kemudian ditangkap dan dibawa ke Jakarta. Selain itu, seorang lainnya berinisial EJ yang berdomisili di Medan juga ditangkap.

    Ahok dan Veronica bercerai pada 2017 ketika ia menjalani masa hukuman di markas Brimob Kelapa Dua. Ahok menuduh Veronica telah berselingkuh dengan seorang pria yang disebut goodfriend. Saat keluar dari penjara, Ahok menikahi Puput, bekas ajudan Veronica. Para simpatisan Vero mulai merasa jengah dengan Ahok dan Puput lantaran Komisaris Utama Pertamina itu kerap membicarakan kejelekan mantan istrinya. Vero sendiri tak pernah menggubrisnya. Mereka mulai menyerang Ahok dan keluarganya. Beberapa kali terlihat, Ahok membalas serangan itu di media sosialnya.  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proses Pembuatan Vaksin Virus Corona Dibanding Klaim Obat Hadi Pranoto

    Hadi Pranoto mengklaim obat herbal Antibodi Covid-19 berbeda dengan vaksin virus corona. Proses pembuatan vaksin memakan waktu setidaknya 12 bulan.