Kartika Putri Terganggu dengan Iklan Sampah di Kolom Komentar Unggahannya

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kartika Putri dan keluarganya. Instagram

    Kartika Putri dan keluarganya. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Selebritas Kartika Putri mulai kesal dengan ulah pengguna akun Instagram yang menumpang iklan di kolom komentar setiap unggahannya. Ia pun memperingatkan mereka untuk tidak mengotori lagi unggahannya pada Senin, 27 Juli 2020. 

    "Mohon perhatian!!! Tolong!!!! Kali ini aja untuk tidak comment iklan terus di kolom komen aku.. Terutama iklan peninggi badan karena alhamdulillah kami semua sudah tinggi... atau pelangsing karena kami semua sudah cukup langsing .. juga klinik kecantikan karena kami tidak pakai cream siang atau malam. Terima kasih #lelahbacaspamiklandikomen," tulisnya pada keterangan unggahan foto itu. 

    Kartika Putri mengunggah foto dirinya, suami, dan empat anaknya. Enam orang di foto terlihat tinggi sesuai perkembangan usia mereka, termasuk anak bungsu Kartika.

    Kartika Putri. Instagram.com/@kartikaputriworld

    Netizen pun sepakat dengan maraknya iklan sampah itu. "Betul, kebanyakan iklan sama spam bikin pusing, harusnya kalau mau iklan di IG sendiri atau sudah izin dari yang punya IG," tulis @handayani_ikke. 

    Ada yang menanggapi unggahan ini dengan menggodanya. "Kalau iklan cari jodoh boleh gak Kakak Karput?" tulis @mutiafebrita. Kartika Putri pun mengizinkannya. "Boleh, boleh, okey open ta'aruf buat kamu ya."

    Meski istri Habib Usman bin Yahya ini sudah membuat peringatan, masih banyak akun yang dimaksud mengotori kolom komentar unggahannya, termasuk pada unggahan ini. Misalnya akun pelangsing. "Jutaan orang tidak menyadari bahwa mereka bisa langsing dalam hitungan hari tanpa diet," tulis sebuah akun iklan pelangsing. 

    Komentar ini langsung diserbu netizen. "Wong gendeng," tulis @yantifitria76. "Baca caption woy, kagak paham Bahasa Indonesia, kau ya?" tulis @lelyrusfah. 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.