Chris Evans dan Ryan Gosling Siap Bertarung di Film The Grey Man

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Chris Evans. Chris Pizzello/Invision/AP

    Chris Evans. Chris Pizzello/Invision/AP

    TEMPO.CO, Jakarta - Ryan Gosling bakal bertarung dengan Chris Evans dalam film thriller Netflix terbaru berjudul The Grey Man. Film yang ditulis dan diarahkan oleh sutradara Avengers: Endgame, Joe dan Anthony Russo ini dibuat berdasarkan serial terlaris karya Mark Greaney.

    Dilansir Variety pada Sabtu, 18 Juli 2020, film itu kabarnya memiliki biaya produksi yang cukup mahal yakni 200 juta dolar Amerika.

    Joe dan Anthony Russo yang sukses besar bersama Marvel Studios dan telah beberapa kali bekerja dengan Chris Evans dalam Captain America: The Winter Soldier (2014) dan Avengers: Endgame (2019).

    The Grey Man diproduksi oleh perusahaan konten baru mereka yakni AGBO. Joe Russo menulis naskah film ini bersama penulis skenario Endgame Christopher Markus. Stephen McFeely akan mengambil bagian akhirnya.Aktor Ryan Gosling memegang penghargaan miliknya dalam kategori Aktor berpenampilan terbaik untuk drama musikal atau komedi yang diperankannya dalam film "La La Land" di ajang Golden Globe Awards ke-74 di Beverly Hills, California, AS, 8 Januari 2017. REUTERS

    The Grey Man bercerita tentang mantan agen CIA yang menjadi pembunuh bayaran Court Gentry (Ryan Gosling) yang dikejar oleh seorang kolega lama dan kini menjadi musuhnya Lloyd Hansen (Evans).

    Russo bersaudara percaya bahwa kisah ini berpotensi untuk dibuat waralaba di mana karakter Ryan Gosling akan menjadi yang utama. "Idenya adalah untuk menciptakan waralaba. Kami semua berkomitmen pada film pertama dan itu harus hebat untuk bisa dibawa ke film kedua. Ini adalah tentang pembunuh bayaran di mana karakter Gosling sebagai CIA dan karakter Evans harus memburunya," kata Joe Russo


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proses Pembuatan Vaksin Virus Corona Dibanding Klaim Obat Hadi Pranoto

    Hadi Pranoto mengklaim obat herbal Antibodi Covid-19 berbeda dengan vaksin virus corona. Proses pembuatan vaksin memakan waktu setidaknya 12 bulan.