Komentari Kasus Hana Hanifah, Amanda Manopo: Pasti Ada Alasannya

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Amanda Manopo. Instagram/@amandamanopo

    Amanda Manopo. Instagram/@amandamanopo

    TEMPO.CO, Jakarta -Amanda Manopo menanggapi kasus prostitusi yang menjerat pemain FTV Hana Hanifah. Amanda mengaku menjadi target awak media untuk dimintai pendapatnya terkait kasus Hana Hanifah.

    "Agak sedikit kecewa, tadi dengan pertanyaan wartawan tentang prostitusi online yang dihadapi HH. Saya sebagai perempuan. Bukannya mau mendukung atau menjudge seseorang yang baru kena musibah," tulis Amanda di Instagram Storynya pada Selasa, 14 Juli 2020.

    Menurut perempuan berusia 20 tahun itu, setiap kejadian pasti ada alasan dibaliknya. Sehingga tidaklah pas jika menghakimi tindakan seseorang tanpa tahu apa penyebabnya. "Semua orang melakukan apapun pasti ada alasan. Dan kita sebagai perempuan hanya bisa saling mengingatkan mana yang terbaik. Jadi jangan menjudge sesuatu yang kita tidak tau jalannya seperti apa," tulisnya.

    Kemudian Amanda juga mengklarifikasi terkait anggapan masyarakat mengenai foto-foto yang diunggahnya di Instagram yang cukup seksi. "Dan jangan pernah berfikir dengan foto-foto pribadi saya yang saya share di sosial media yang terkesan seksi. Mengartikan saya seperti itu. Itu namanya art," tulisnya.

    Amanda Manopo berpesan untuk tidak ikut mencampuri urusan orang lain. Perempuan kelahiran Jakarta itu meminta warganet untuk memperbaiki diri sendiri terlebih dulu sebelum menghakimi orang lain. "Jangan memojokkan seseorang dengan satu kesalahan. Yang dia sendiri pun tidak mengganggu kehidupanmu. Belajarlah intropeksi. Apa kamu terbaik?" tulisnya.Gaya Hana Hanifah dalam balutan hijab dan pakaian serba hitam dengan aksen bordir. Selebgram dan artis FTV ini kerap mengunggah foto dirinya yang tampil berhijab dalam akun Instagram pribadinya. instagram.com/hanaaaast

    Dari unggahannya itu, Amanda mendapatkan banyak kritikan dari netizen. "Simpati ke kasus prostitusi gimana sih? Heran sama orang jaman sekarang, kok gak wajar, kalau tmen lu kemalingan atau kerampokan itu baru simpati namanya," tulis akun @rismadwinuraini. "Kalo ketangkep bilang Musibah, kalau ngga bilang Berkah anak Solehah, wuenek sekali jadi wanita," tulis akun @andhi_sandrosa. "Intinya kalau mau bergaya sesuai lah keadaan isi kantong. Kebanyakan orang melakukan kayak gitu untuk memenuhi gaya hidup yang terlalu mewah. Hidup apa adanya saja. Selagi ada kerjaan halal lakukan," tulis akun @evandra_26.

    Hana Hanifah dikabarkan ditangkap polisi di Kepolisian Resor Kota Besar Medan pada Minggu malam, 12 Juli 2020. Hana ditangkap di sebuah kamar hotel dan langsung dibawa ke Polrestabes dengan dugaan terlibat kasus prostitusi online. Hana juga sudah meminta maaf saat menghadiri konferensi pers di Mako Polrestabes Medan yang digelar Selasa malam, 14 Juli 2020.

    Hana Hanifah juga menegaskan bahwa statusnya saat ini hanyalah saksi. "Status saya di sini hanya sebagai saksi. Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh," kata Hana sambil membacakan selembar kertas dengan wajah yang tertutup makser dan kerudung yang didampingi oleh tim kuasa hukumnya, Machi Ahmad.

    MARVELA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proses Pembuatan Vaksin Virus Corona Dibanding Klaim Obat Hadi Pranoto

    Hadi Pranoto mengklaim obat herbal Antibodi Covid-19 berbeda dengan vaksin virus corona. Proses pembuatan vaksin memakan waktu setidaknya 12 bulan.