Coldplay Restorasi Video Musik Album Parachutes

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Coldplay. BBC.CO.UK

    Coldplay. BBC.CO.UK

    TEMPO.CO, Jakarta -Grup band asal Inggris Coldplay merestorasi empat video musik di album perdana mereka yang bertajuk Parachutes sekaligus merayakan 20 tahun perilisan pada 10 Juli 2020 ini.

    Tiga video musik yang telah direstorasi adalah ShiverTrouble dan Don’t Panic yang direstorasi menjadi HD. Sementara Yellow direstorasi menjadi berformat 4K. "Seluruh video diperbarui dari format aslinya, negatif 16mm," tulis siaran resmi Coldplay, Minggu, 12 Juli 2020.

    Sejak dirilis perdana pada 20 tahun silam, Parachutes telah meraih banyak pencapaian. Album ini meraih multi-platinum nomor satu setelah terjual sebanyak 13 juta kopi dengan lebih dari 2,28 miliar streams di seluruh dunia sejak pertama kali dirilis.

    Berbagai penghargaan juga pernah diraih album Parachutes. Pada 2001, grup asal London ini dinominasikan dalam lima kategori BRIT Awards. Mereka kemudian berhasil meraih Best British Album serta Best British Group.Band asal Inggris, Coldplay saat tampil dalam acara Brit Awards 2016 di 02 Arena, London, 24 Februari 2016. REUTERS/Stefan Wermuth

    Parachutes juga meraih Best Alternative Music Album pada 2001 Grammy Awards. Di Amerika Serikat, album debut fenomenal ini mendapatkan dua kali Platinum oleh RIAA, serta sembilan kali Platinum oleh BPI di Inggris.

    Parachutes memiliki lagu yang akhirnya menjadi hit besar pada awal karir Coldplay, seperti lagu Yellow, yang mengantarkan mereka ke panggung musik internasional. Album Parachutes juga meraih ulasan positif dari berbagai media seperti dari Rolling Stone, Melody Maker, hingga NME.

    Hasil restorasi dari keempat video musik yang ada di album Parachutes kini sudah dapat disaksikan melalui akun YouTube resmi Coldplay.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.