Dibuka untuk Umum, Lomba Novel dan Webtoon Berhadiah 500 Juta

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Faza Ibnu Ubaidillah alias Faza Meonk. Dok. TEMPO

    Faza Ibnu Ubaidillah alias Faza Meonk. Dok. TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta -Lomba novel dan webtoon yang diadakan kwikku.com masih terbuka luas untuk umum hingga Selasa, 23 Juli 2020 mendatang. Sejak dibuka bulan April lalu, kompetisi yang berhadiah Rp 500 juta itu sampai saat ini sudah diikuti lebih dari 5 ribu peserta.

    Para juri yang terlibat, antara lain Faradhita, Luluk HF, dan Faza Meonk merasa senang melihat besarnya antusias masyarakat terhadap lomba ini. Faza Meonk sebagai pencipta tokoh komik Juki berharap ajang ini menjadi sebuah harapan generasi baru bertalenta dalam bidang novel dan webtoon.

    "Harapannya, dari lomba ini dapat ditemukan talenta-talenta baru di bidang webtoon dan novel indonesia. Saya mencari penulis dan komikus yang bisa menampilkan cerita yang cukup fresh, karakter yang kuat, dan bagaimana ceritanya bisa dikomunikasikan dengan baik lewat visual,” katanya dalam siaran pers pada Selasa, 7 Juli 2020.

    Serupa dengan Faza Meonk, penulis novel Mariposa Luluk HF juga berharap dari adanya lomba ini banyak penulis pemula yang berani untuk mempublikasikan karyanya. "Lomba ini dapat membantu banyak penulis-penulis pemula untuk lebih berani publish cerita yang dimiliki dan memberikan kesempatan bagi penulis-penulis yang ingin berkarya sebagai penulis dan memiliki novel sendiri,” katanya.

    Penulis novel Sin, Faradhita yang juga menjadi salah satu juri berharap dapat menemukan ide-ide cerita baru dari peserta yang ikut. ”Ide cerita yang menarik juga menjadi perhatian khusus bagi saya. Tentunya lomba ini bisa dijadikan wadah untuk menyalurkan bakat, sehingga kedepannya bisa melahirkan penulis dan kreator baru,” katanya.

    Bagi yang memiliki hobi dan minat dalam bidang menulis dan menggambar, bisa segera kirimkan karya sebelum 23 Juli 2020.

    MARVELA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proses Pembuatan Vaksin Virus Corona Dibanding Klaim Obat Hadi Pranoto

    Hadi Pranoto mengklaim obat herbal Antibodi Covid-19 berbeda dengan vaksin virus corona. Proses pembuatan vaksin memakan waktu setidaknya 12 bulan.