Johnny Depp Vs The Sun soal Amber Heard, Winona Ryder Jadi Saksi

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Amber Heard dan Johnny Depp mulai berkencan pada 2012 setelah bermain dalam film The Rum Diary dan menikah pada 2015. Selama menjadi istri Depp, Tasya Van Ree tetap menjadi sahabat dekat Amber, dan diduga menjadi pemicu kemarahan Johnny. Alison Buck/Getty Images

    Amber Heard dan Johnny Depp mulai berkencan pada 2012 setelah bermain dalam film The Rum Diary dan menikah pada 2015. Selama menjadi istri Depp, Tasya Van Ree tetap menjadi sahabat dekat Amber, dan diduga menjadi pemicu kemarahan Johnny. Alison Buck/Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Sidang pencemaran nama baik antara Johnny Depp dengan surat kabar Inggris The Sun akan dimulai pada Selasa, 7 Juli 2020. Sidang tersebut terkait tuduhan kekerasan yang dilakukan sang aktor kepada mantan istri, Amber Heard.

    Johnny Depp menuntut News Group Newspapers (NGN), penerbit The Sun, dan editor eksekutifnya Dan Wootton atas artikel yang terbit pada April 2018. Artikel itu menulis Depp sebagai "pemukul istri".

    Dilaporkan AFP, kasus yang tertunda karena COVID-19 akan disidangkan selama dua pekan di Pengadilan Tinggi di London.

    Amber Heard dan Johnny Depp bercerai pada 2017. Depp kemudian membantah melakukan pelecehan terhadap Heard, kemudian membawa proses pencemaran nama baik secara terpisah di Amerika Serikat.Winona Ryder. John Shearer/Invision/AP

    Para mantan, Vanessa Paradis dan Winona Ryder akan bersaksi dalam sidang itu. Dalam pernyataan saksi sebelum persidangan, Paradis yang memiliki dua anak menggambarkan Depp sebagai sosok "baik" dan "tanpa kekerasan".

    Adapun Winona Ryder mengatakan tak bisa "memahami" tuduhan Amber Heard bahwa Johnny Depp telah berlaku kasar.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.