Charlie Puth Bingung Disebut Pansos oleh Penggemar BTS

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Charlie Puth membawakan lagu andalannya dalam konser bertajuk

    Charlie Puth membawakan lagu andalannya dalam konser bertajuk "Voicenotes Live In Indonesia" di ICE BSD, Tangerang, Banten, Jumat, 16 November 2018. Ia membawakan sejumlah hit andalannya antara lain How Long, Attention dan One Call Away. ANTARA/Muhammad Adimaja

    TEMPO.CO, Jakarta -Penyanyi Charlie Puth  memohon kepada penggemar BTS untuk menjauhinya karena dianggap "berbahaya dan meracuni internet dengan kicauan para fandom". Permohonan itu disampaikan pelantun lagu We Don't Talk Anymore itu lewat akun Twitternya, Minggu, 5 Juli 2020.

    Puth menanggapi para ARMY (sebutan penggemar BTS) yang memenuhi kolom komentar unggahan TikTok-nya. Beberapa komentar menyebutkan bahwa Puth menggunakan BTS dan Jungkook untuk lebih terkenal atau yang populer disebut panjat sosial, pansos.

    Masalah ini membuat bingung penyanyi asal Rumson New Jersey tersebut. Ia lalu memohon kepada BTS untuk gencatan senjata.

    "Saya biasanya tidak memikirkan hal-hal seperti ini, tetapi ada sesuatu yang harus dikatakan, saya berusia 28 tahun jadi itu tidak berarti apa-apa bagi saya ketika seseorang yang saya tidak kenal menulis pesan jahat kepada saya mengatakan hal-hal seperti 'Saya menggunakan BTS untuk terkenal', Saya tidak tahu maksudnya apa. Saya mencintai mereka dan mereka sangat berbakat," kata Puth dilansir Variety, Senin, 6 Juli 2020.

    Menurut Puth, komentar seperti ini dapat mempengaruhi kesehatan mental dan mengintimidasi. "Yang saya tahu adalah bahwa 10 tahun yang lalu, bahasa seperti ini yang ditujukan kepada saya akan sangat mempengaruhi saya dengan cara yang sangat negatif. Dan saya memikirkan semua anak kecil di Twitter yang melihat hal-hal seperti ini setiap hari," kata Charlie Puth.Aksi panggung Charlie Puth dalam konser bertajuk "Voicenotes Live In Indonesia" di ICE BSD, Tangerang, Banten, Jumat, 16 November 2018. ANTARA/Muhammad Adimaja

    Sebagai kesimpulan, ia kemudian menulis, "Ini mungkin terdengar klise, tapi tolong untuk bersikap lebih baik satu sama lain di sini. Tidak ada lagi yang berteriak tentang omong kosong. Tidak ada yang baik. Kita semua harus saling mencintai lebih baik dari sekarang."

    Penggemar BTS di Twitter pun bereaksi dengan sedikit kebingungan, mengutip perbedaan antara Twitter grup dan penggemar TikTok.

    "Hai Charlie. Saya dengan penuh kedewasaan meminta maaf atas nama ARMY. Ini sangat memalukan dan terima kasih sudah menanggapi topik ini dengan dewasa. Semoga Anda masih memiliki pandangan yang baik terhadap BTS. Tidak semua penggemar 100 persen mencerminkan artisnya dan saya yakin Anda mengerti," ujar seorang penggemar dengan akun @melodymostly2.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapolri Keluarkan 11 Langkah dalam Pedoman Penerapan UU ITE

    Kepala Kepolisian RI Jenderal atau Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan pertimbangan atas perkembangan situasi nasional terkait penerapan UU ITE.