New Normal, Bioskop CGV Siap Putar Lagi Film yang Sempat Turun

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana bioskop CGV yang tutup di Grand Indonesia, Jakarta, Senin, 23 Maret 2020. Beberapa pusat perbelanjaan bahkan tutup sebagian dan hanya membuka bagian supermarket, apotek dan ATM. ANTARA/Rivan Awal Lingga

    Suasana bioskop CGV yang tutup di Grand Indonesia, Jakarta, Senin, 23 Maret 2020. Beberapa pusat perbelanjaan bahkan tutup sebagian dan hanya membuka bagian supermarket, apotek dan ATM. ANTARA/Rivan Awal Lingga

    TEMPO.CO, Jakarta -Jaringan bioskop CGV Indonesia mengatakan bahwa pihaknya telah mempersiapkan rencana apabila bioskop sudah boleh beroperasi kembali menyusul normal baru (new normal) dan PSBB masa transisi. Salah satunya adalah pilihan film yang akan ditayangkan.

    Menurut Public Relations Manager CGV Indonesia, Hariman Chalid, pihaknya akan menayangkan kembali film-film yang sempat turun layar. "Kalau misalnya boleh buka di bulan Juli, akan ada film-film Indonesia yang akan di re-run," kata Hariman kepada ANTARA, Minggu,

    Tak hanya film nasional, ia menyebut bahwa sejumlah film dari luar negeri pun juga memungkinkan untuk tayang di jaringan bioskopnya, termasuk film-film yang mengalami penundaan rilis.

    "Di bulan Juli juga ada film-film blockbuster dari Hollywood yang rencananya rilis, seperti Mulan, Tenet, dan juga film film dari Korea," ujar Hariman.

    Selain pemilihan judul film, ia mengatakan bahwa pihaknya juga menerapkan protokol kesehatan seperti mewajibkan pengunjung menggunakan masker, melakukan pemeriksaan suhu tubuh, dan stafnya juga mengenakan APD.Suasana bioskop CGV yang tutup di Grand Indonesia, Jakarta, Senin, 23 Maret 2020. Dalam upaya pencegahan penularan COVID-19, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan penutupan sementara kegiatan operasional usaha hiburan dan rekreasi. ANTARA/Rivan Awal Lingga

    Lalu, Hariman mendorong pengunjung untuk melakukan transaksi pembelian tiket film melalui pembayaran digital untuk menghindari kontak langsung dengan staf.

    Selain akan diberi jarak kursi, auditorium juga akan disemprot disinfektan sebelum dan setelah penayangan film. "Selain sesuai dengan protokol kesehatan dari pemerintah, kami juga memiliki standar global mengingat CGV juga ada di negara lain di Asia Tenggara, Amerika Serikat, dan lainnya," katanya.

    Baca: Wabah Corona Mereda, Bioskop di Cina Siap Putar The Avengers

    Protokol kesehatan serupa juga diterapkan jaringan bisokop lainnya. "Brand bioskop lainnya juga sama-sama encourage penonton untuk memastikan bioskop kita aman dengan protokol kesehatan. Kalau jalan sendiri-sendiri, nanti jadi tidak maksimal. Kita garap strategi bersama di komunitas ini," kata Hariman.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.