Hamil Kedua, Irish Bella Lebih Besar 10 Kg dan Tidak Percaya Diri

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Irish Bella. instagram.com/_irishbella_

    Irish Bella. instagram.com/_irishbella_

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktris Irish Bella mengaku berat badannya lebih berat 10 kilogram dari kehamilan sebelumnya pada usia janin yang sama, 24 pekan. Padahal, pada kehamilan sebelumnya, ia hamil kembar. 

    "Tak mudah dan jujur sempat kehilangan kepercayaan diri karena persoalan berat badan ini," tulisnya di akun Instagramnya pada Rabu, 17 Juni 2020. 

    Tapi demi kesehatan jabang bayi, istri pesinetron Ammar Zoni ini kesampingkan semuanya. Ia memprioritaskan pada kesehatan janinnya yang dirasakannya tumbuh sehat dan lincah. "Kaki mungil bayi kami terus menendang perut setiap kali ibunya tidur," ucapnya. 

    Irish mengunggah foto dirinya dengan perutnya yang membesar. Wajahnya terlihat bahagia dan sehat. Ia berharap, kehamilannya ini tetap sehat. Sebelumnya, dua putrinya terpaksa dilahirkan lebih cepat lantaran si kembar meninggal di kandungan. 

    Irish Bella memamerkan kehamilan keduanya yang berusia 24 bulan. Foto: Instagram Irish Bella

    Irish mengaku bersyukur dan terberkati dikelilingi cinta dan hal positif selama kehamilan ini. Apalagi saat dunia menerapkan tetap di rumah saja selama pandemi corona ini, ia mendapatkan kesempatan untuk lebih banyak beristirahat. "Tapi ini juga kesempatan bagi saya untuk berkreativitas seni lebih banyak lagi," ujarnya. 

    Irish bersama suaminya selama ia hamil kedua ini, memilih tetap membuat konten kehidupan mereka sehari-hari. Konten itu ditayangkan di Aish TV dan telah mendapatkan 3,24 juta subscriber. Baru-baru ini, mereka merilis single berjudul Berserah dan sudah ditonton lebih dari 300 ribu kali sejak diputar pertama kali pada 13 Juni 2020. 


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.