Pencipta Karakter Hello Kitty Pensiun

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Karakter Hello Kity hadir saat peluncuran kereta cepat shinkansen bertemakan Hello Kitty di Stasiun JR Shin Osaka di Osaka, Jepang, 30 Juni 2018. Tema Hello Kitty juga menghiasi interior kereta, mulai lantai, jendela, hingga kursi penumpang. (Kyodo News via AP)

    Karakter Hello Kity hadir saat peluncuran kereta cepat shinkansen bertemakan Hello Kitty di Stasiun JR Shin Osaka di Osaka, Jepang, 30 Juni 2018. Tema Hello Kitty juga menghiasi interior kereta, mulai lantai, jendela, hingga kursi penumpang. (Kyodo News via AP)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pimpinan perusahaan Sanrio yang menciptakan karakter terkenal Hello Kitty, Shintaro Tsuji, 92 tahun, akan pensiun dari jabatan presiden bulan depan. Pergantian pimpinan ini adalah yang pertama terjadi dalam 60 tahun.

    Shitaro Tsuji akan menyerahkan jabatannya kepada cucunya Tomokuni Tsuji, 31 tahun. Tomokuni saat ini menjabat sebagai direktur pelaksana senior Sanrio.

    Shintaro Tsuji adalah pendiri sekaligus pencipta Hello Kitty. Dia memimpin perusahaan yang berbasis di Tokyo, Jepang, itu sejak 1974. "Saya ingin mengubah perusahaan agar lebih baik dalam merespons lingkungan bisnis yang cepat berubah," kata Shintaro Tsuji seperti dikutip dari Kyodo, Jumat.

    Tokoh Sanrio, salah satunya Hello Kitty menari dalam pembukaan taman bermain di Terminal 3 Changi Airport Singapura/Mitra Tarigan

    Tomokuni Tsuji mengatakan akan membuat perubahan dalam perusahaan dengan memperkuat bisnis digital dan pemasaran global agar dapat bertahan. Langkah itu dilakukan di saat Sanrio melaporkan penurunan laba bersih selama lima tahun berturut-turut hingga tahun fiskal yang berakhir Maret.

    Pandemi Covid-19 membuat taman bermain Hello Kitty di Jepang terpaksa ditutup sementara. Akibatnya, keuntungan perusahaan tergerus menjadi 191 juta yen atau anjlok turun 95,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

    Sebelum mendirikan Sanrio, Shintaro Tsuji membuat Yamanashi Silk Center di Tokyo pada 1960 yang menjual produk-produk sutra.Setelah mengetahui pernak-pernik dengan hiasan ilustrasi lucu terjual laris, dia mulai membuat berbagai karakter dan yang paling sukses adalah Hello Kitty.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?