Sinopsis Film Only, Ketika Populasi Wanita Tergerus Pandemi Virus

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Film Only. (Dok. Klik Film)

    Film Only. (Dok. Klik Film)

    TEMPO.CO, Jakarta - Film Only kini bisa disaksikan di Klik Film, yang aplikasinya sudah bisa di download melalui App store dan Google Plya, atau melalui website klik film. Only mengisahkan wabah yang mendera dunia. Film ini terasa relevan dengan kondisi dunia saat ini yang tengah menghadapi pandemi COVID-19.

    Di film Only, pandemi virus HNV-21 menyebabkan kematian setengah populasi manusia. Virus ini sangat fatal untuk wanita. Freida Pinto yang memerankan tokoh Eva menjadi pemeran utama. Sebelumnya Freido dikenal lewat film peraih delapan Piala Oscar, Slumdog Millionaire (2008).

    Film ini bermula saat 400 hari virus ini terdeteksi. Kejadian bermula saat Carolyn, pamit kepada Eva dan Will untuk olahraga. Namun, langit mendung, dan abu halus turun. Usai olahraga, Carolyn pulang, dan dirumah ia tidak sadarkan diri. Dari kepalanya keluar darah. Film Only. (Dok. Klik Film)

    Eva dan Will lantas membawa Carolyn ke rumah sakit. Di rumah sakit, Will menyadari kalau mayoritas yang terserang adalah wanita. Menyadari ada yang tidak beres Will mengajak Eva pulang, dan mengurung dirindi apatement mereka. Sayang, Eva terpapar virus yang dibawa oleh abu halus tersebut. Lalu, bagaimana Will dan Eva melalui masalah ini? Mampukah Eva sembuh dari virus yang belum ada vaksinnya?

    Selain menyajikan adegan drama yang menegangkan, Sutradara sekaligus penulis naskah film ini, Takashi Doscher memberikan waktu bagi para aktornya untuk membangun karakter dan keintiman, dan baik Pinto maupun Odom menawarkan pertunjukan alami yang hangat dan memengaruhi ketika dua orang menghadapi akhir dunia mereka dalam film berdurasi 1 jam 38 menit ini.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sepak Terjang Artidjo Alkostar Si Algojo Koruptor

    Artidjo Alkostar, bekas hakim agung yang selalu memperberat hukuman para koruptor, meninggal dunia pada Ahad 28 Februari 2021. Bagaimana kiprahnya?