Beyonce Hingga Justin Bieber Kecam Kasus Kematian George Floyd

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang wanita melewati potret pria keturunan Afrika-Amerika, George Floyd yang dipasang saat penghormatan di sebuah halte yang dikelilingi buket bunga di Minneapolis, Minnesota, AS, 28 Mei 2020. Kematian Floyd yang mengundang kemarahan warga menimbulkan kerusuhan di Kota Minneapolis. REUTERS/Carlos Barria

    Seorang wanita melewati potret pria keturunan Afrika-Amerika, George Floyd yang dipasang saat penghormatan di sebuah halte yang dikelilingi buket bunga di Minneapolis, Minnesota, AS, 28 Mei 2020. Kematian Floyd yang mengundang kemarahan warga menimbulkan kerusuhan di Kota Minneapolis. REUTERS/Carlos Barria

    TEMPO.CO, Jakarta -  Kebrutalan polisi dan diskriminasi ras terhadap George Floyd, seorang pria kulit hitam yang meninggal di tangan polisi membuat marah banyak orang termasuk para selebritas dunia. Para selebritas mengungkapkan kemarahan mereka di media sosial, termasuk Beyonce, John Boyega, Ava DuVernay, Taylor Swift, Cynthia Erivo, Lupita Nyong'o, Demi Lovato, Viola Davis, Kim Kardashian, Tracee Ellis Ross, Justin Bieber, Jeffrey Wright, Ariana Grande, dan LeBron James

    Dilansir dari LA Times, para selebritis berbagi postingan foto Floyd dengan tagar #JusticeForFloyd serta video viral dari petugas yang menekan leher Floyd dengan lutut ketika dia berkata, "Aku tidak bisa bernapas." "Anda berhak untuk bernafas, bermartabat, dan hidup," ungkap sutradara dan aktivis DuVernay di Twitter.

    "Tidak mati di jalan, dibunuh oleh lutut polisi berkulit putih di lehermu. Anda layak mendapatkan air mata kami, doa kami, kemarahan kami, aksi kami. Kami harus bertindak untuk Anda dan untuk semua yang tidak terekspos."

    Empat petugas kepolisian tersebut langsung dipecat setelah video pembunuhan Floyd mulai beredar, tetapi Chance the Rapper dan beberapa lainnya menuntut lebih banyak keadilan.

    Beyonce, yang jarang terlihat di media sosial, hanya membagikan foto Floyd di beranda situsnya dengan pesan "rest in power."Beyonce. Instagram.com/@beyonce

    Untuk menghormati Floyd, bintang film Harriet Erivo menyampaikan perasaannya melalui lagu, menyanyikan lagi Someday We’ll Be Free dari Donny Hathaway.

    "Ketika saya tidak memiliki kata-kata yang saya nyanyikan, ketika hati saya sakit saya bernyanyi, sedih rasanya melihat tubuh hitam lain yang terluka, jadi saya bernyanyi," tulisnya di Instagram.

    Beberapa selebritas, termasuk aktris This Is Us Mandy Moore, bintang "Pose" Indya Moore dan penyanyi Demi Lovato, meminta rekan-rekan kulit putih mereka untuk mengambil bagian dan berbicara tentang ketidakadilan.

    Ratusan pengunjuk rasa berbaris di pusat kota Minneapolis untuk malam ketiga pada hari Kamis, menuntut keadilan dan mengakhiri kekerasan polisi. Aksi ini pun berakhir rusuh dengan kebakaran besar terlihat di dekat kantor polisi Minneapolis.

    Tak hanya itu, demonstrasi juga terjadi di kota-kota di AS lainnya, termasuk New York City, Columbus, Ohio dan Oakland, California, pada hari Kamis. Puluhan orang dilaporkan ditangkap dalam demonstrasi di Kota New York.

    Di Denver, Colorado, ratusan orang turun ke ibukota negara bagian untuk memprotes kebrutalan polisi terhadap George Floyd. Polisi mengkonfirmasi bahwa tembakan dilepaskan di dekat daerah di mana protes itu berlangsung.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    30 Kursi Pejabat BUMN dan Pemerintah Diisi Perwira Polisi

    Sebagian dar 30 perwira polisi menduduki jabatan penting di lembaga pemerintah. Sebagian lainnya duduk di kursi badan usaha milik negara alias BUMN.