Siti Fadilah Curigai Bill Gates: Bukan Dokter Tapi Fasih Pandemi

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari saat diwawancara Deddy Corbuzier. Foto: Youtube Deddy Corbuzier

    Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari saat diwawancara Deddy Corbuzier. Foto: Youtube Deddy Corbuzier

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari melihat kejanggalan dari vaksin yang melibatkan salah satu orang terkaya di dunia, Bill Gates. "Ada sesuatu yang aneh untuk saya," kata Siti Fadilah di kanal YouTube Deddy Corbuzier pada Kamis, 21 Mei 2020.

    Siti Fadilah yang kini masih menjalani masa tahanan akibat kasus korupsi empat tahun lalu, mengikuti Bill Gates di forum ekonomi internasional di Davos, Swiss. Saat itu Bill Gates menjadi pembicara utama di sana. Siti Fadilah melihat Bill Gates sangat menggebu-gebu ketika mengatakan bahwa akan ada pandemi.

    Menurut Siti Fadilah, itu adalah sesuatu yang aneh karena Bill Gates mengatakan telah menyiapkan vaksin. Setiap ada pandemi selalu ada vaksin untuk menyelesaikannya. "Kenapa gak pandeminya aja yang dihentikan, kenapa yang dibikin vaksinnya? Ya mbok jangan sampai terjadi pandemi," katanya.

    Selain itu, yang membuat dia makin curiga adalah latar pendidikan Bill Gates yang sama sekali tidak pernah menempuh sekolah kedokteran. "Dia (Bill Gates) bukan dokter, dia gak pernah sekolah kedokteran, kenapa dia begitu fasihnya menganalisa akan terjadi pandemi, menganalisa dunia akan butuh vaksin sekian miliar," katanya.

    Siti Fadilah menilai sikap Bill Gates tersebut sangat tidak masuk akal. "Ada apa sih? Dia kan pembisnis, dia kan ahli komputer, mungkin dia ahli virus di komputer mungkin iya tapi kalau virus di manusia kan berbeda," katanya.

    Siti Fadilah sudah mengikutinya sejak 2017 dan mengumpulkan informasi tersebut. "Nah begitu terjadi saya bongkar-bongkarin," katanya. Siti Fadilah juga tidak menyangka bahwa apa yang dikatakan Bill Gates soal pandemi akan benar-benar terjadi di tahun ini. Wawancara Deddy Corbuzier dengan mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari. Foto: Youtube Deddy Corbuzier

    Menurut Siti Fadilah, jika dibandingkan dengan kasus flu burung yang pernah ia tangani, pandemi ini tidak seberat itu. Kalau orang yang terkena flu burung maka dalam waktu satu sampai dua hari kemungkinan besar meninggal. Namun Covid-19 tidak secepat itu mengakibatkan orang meninggal.

    Siti Fadilah yakin Indonesia bisa menciptakan vaksin sendiri sehingga menjadi negara yang mandiri. Jika Indonesia bisa mandiri menangani pandemi ini, Coalition for Epidemic Preparedness Innovations (CEPI) yang dimiliki oleh Bill Gates akan merasa khawatir. "Jadi hampir semua lembaga yang akan membuat vaksin itu semua didukung oleh beliau (Bill Gates) gak ada yang tidak di seluruh dunia ini," katanya.

    Walaupun ia tidak secara langsung menuduh bahwa pendiri Microsoft itu yang menciptakan virus corona, Siti Fadilah merasa masyarakat bisa menilai sendiri kemungkinan tersebut. "Saya tidak mencurigai tapi orang bisa berpikir sendiri. Ngapain sih kalau semua orang anda dukung itu mesti maksudnya supaya nurutnya sama kita, atau setidaknya menghormati yang mendukung dong," kata Siti. Menurut dia, jika vaksin menjadi ladang bisnis, maka bukan tidak mungkin pandemi seperti ini akan kembali terjadi demi keuntungan pihak yang tidak bertanggung jawab.

    MARVELA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.