Kongkow di Itaewon Saat Pandemi, Jungkook BTS Negatif Corona

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jungkook BTS. teenvogue.com

    Jungkook BTS. teenvogue.com

    TEMPO.CO, Jakarta -Jungkook, salah satu personel grup idola Bangtan Sonyeondan (BTS), dinyatakan negatif corona setelah mengunjungi Itaewon pada akhir bulan lalu. Seperti laporan sebuah harian daring di Korea Selatan, Jungkook  bersama Mingyu dari grup SEVENTEEN, Jaehyun NCT dan Cha Eun Woo mengunjungi sebuah restoran dan dua bar berbeda di sana pada 25 April 2020. 

    Walaupun Korea Selatan melonggarkan aturan jarak sosial menanggapi COVID-19, kepergian keempat idol itu jadi perbincangan. Segera setelah laporan keluar, para agensi masing-masing penyanyi mengkonfirmasi kunjungan tersebut dan meminta maaf atas kegagalan mereka untuk mematuhi kampanye jarak sosial.

    Big Hit Entertainment, agensi BTS, mengakui Jungkook mengunjungi distrik tersebut pada 25 April, dan dia dites meskipun tidak memiliki gejala terkait COVID-19. "Dia tidak patuh melakukan aturan jarak sosial. Kami akan memastikan hal serupa tidak akan terjadi lagi dan meminta maaf karena membuat khawatir banyak orang termasuk penggemar," kata pihak Big Hit seperti dilansir Yonhap.

    SM Entertainment, agensi NCT, juga mengkonfirmasi laporan berita dan mengatakan Jaehyun negatif corona setelah diperiksa atas inisiatifnya sendiri. "Jaehyun menyesali kecerobohannya, dia harus menahan diri dari pertemuan pribadi selama jarak sosial," kata pihak SM.Jungkook, Mingyu, Cha Eun Woo, dan Jaehyun NCT (Soompi)

    Sementara itu, agensi Pledis Entertainment dan Fantagio, yang masing-masing menaungi SEVENTEEN dan Astro juga mengaku artis mereka menghabiskan malam di Itaewon dan meminta maaf karena tidak mematuhi jarak sosial dengan baik.

    Selain Jungkook BTS, Mingyu dari grup SEVENTEEN, Jaehyun NCT dan Cha Eun Woo juga dinyakan negatif COVID-19.

    Korea Selatan mendapatkan lonjakan jumlah infeksi harian COVID-19 sejak seorang pria berusia 29 tahun dites positif setelah kunjungan ke lima klub dan bar di Itaewon pada awal Mei ini. Sebanyak 170 kasus infeksi, termasuk anggota keluarga dan kolega mereka, telah dilaporkan pada Senin, 18 Mei 2020.

    Otoritas karantina setempat telah meminta orang yang pernah ke Itaewon dan daerah sekitarnya dari 24 April - 6 Mei untuk menjalani tes COVID-19 bahkan jika mereka tidak memiliki gejala.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Benarkah Ada Jam Makan Yang Bikin Gemuk?

    Banyak cara untuk membuat berat badan menjadi ideal, contohnya waktu makan. Namun makan di jam yang salah bisa bikin gemuk.