Roy Kiyoshi Ditangkap Polisi, Gara-gara Narkoba?

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Roy Kiyoshi. Tabloidbintang.com

    Roy Kiyoshi. Tabloidbintang.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Roy Kiyoshi dikabarkan ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan karena kasus narkoba pada Kamis, 7 Mei 2020. Kabar tersebut menyebar setelah beredar foto petugas polisi yang mengenakan pakaian lengkap dengan alat pelindung diri (APD) sedang menggeledah kamar Roy Kiyoshi.

    Di foto itu tampak Roy Kiyoshi yang mengenakan kaos putih dan celana panjang hitam berjalan tertunduk. Kabar penangkapan presenter yang juga paranormal itu pun jadi perbincangan warganet. Apalagi sejumlah akun gosip, termasuk Lambe Turah ikut mengabarkan penangkapan mantan presenter acara Karma itu.

    Akun tersebut juga menyertakan foto dan tangkapan layar berita penagkapan Roy Kiyoshi. "Lhaaa Dede Ochii," tulis akun lambe_turah, Kamis, 7 Mei 2020.

    Warganet pun langsung bereaksi melihat unggahan tersebut. Sebagian besar mempertanyakan kemampuan presenter Karma Balik di ANTV itu dalam meramal. Sebab selama ini pria kelahiran 24 Februari 1987 ini kerap menerawang sejumlah peristiwa yang bakal terjadi di Tanah Air. Roy Kiyoshi. Tabloidbintang.com

    "Lah emang dia gak bisa cium atau prediksi ada polisi masuk?" tanya akun rea_andriany. "Dia indigo tapi gak tau nasibnya," komentar akun ninikistiani.

    Pihak polisi saat ini sudah membenarkan penangkapan tersebut. "Iya (Roy Kiyoshi ditangkap)," ujar Kasat Narkoba Polres Jakarta Selatan Komisaris Vivick Tjangkung saat dikonfirmasi, Kamis, 7 Mei 2020.

    Vivick tak menjelaskan secara rinci ihwal penangkapan Roy itu. Ia mengatakan polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap Roy di Polres Metro Jakarta Selatan. "Rilis besok siang, ya," ujar Vivick.

    NUNUY | M JULNIS FIRMANSYAH


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapolri Keluarkan 11 Langkah dalam Pedoman Penerapan UU ITE

    Kepala Kepolisian RI Jenderal atau Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan pertimbangan atas perkembangan situasi nasional terkait penerapan UU ITE.