Guruh Soekarnoputra adalah Guru Tergokil Versi Asri Welas

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Konferensi pers secara online film Guru-guru Gokil, Senin, 4 Mei 2020. Screenshoot

    Konferensi pers secara online film Guru-guru Gokil, Senin, 4 Mei 2020. Screenshoot

    TEMPO.CO, Jakarta - Di Guru-guru Gokil, Asri Welas juga berperan sebagai pendidik. Ia pun memiliki kenangan tentang sosok orang yang menekuni profesi mulia ini. Sosok guru yang menurutnya paling gokil ketika ia masih di bangku sekolah dasar adalah Guruh Soekarnoputra.

    "Guru (gokil) di luar sekolah karena menurut aku dia termasuk killer. Aku punya guru tari namanya mas Guruh Soekarnoputra," kata Asri Welas ketika virtual konferensi pers pada Senin, 4 Mei 2020.

    Asri Welas yang saat itu masih berusia 11 tahun bergabung di grup kesenian Gencar Semarak Perkasa atau GSP Production milik Guruh. Dalam satu hari Asri Welas mengaku harus menari selama 12 jam sehingga ia menyematkan guru tergokil atau terkillernya kepada Guruh Soekarnoputra.

    "Selesai sekolah saya harus langsung latihan 6 jam sampai magrib, mandi, makan di situ, nari lagi, jam 2 pulang. Jadi itu menurutku termasuk killer," kata Asri Welas.

    Para pemain film Guru-guru Gokil berfoto bersama saat menghadiri peluncuran teaser trailer dan teaser poster film tersebut di XXI Plaza Senayan, Jakarta, 21 Januari 2020. TEMPO/Nurdiansah

    Namun perjuangan tersebut tidaklah sia-sia. Asri Welas mendapatkan banyak ilmu yang sampai saat ini masih diingatnya. Segala pembelajaran mengenai kebudayaan Indonesia, Asri Welas dapatkan dari Guruh.

    "Saya belajar dengan dia banyak budaya Indonesia. Sanggul Jawa seperti apa, Palembang seperti apa, kain seperti apa, tahunya itu dari mas Guruh," kata Asri Welas.

    Berkat pengajaran dari putra Proklamator Republik Indonesia Soekarno itu, Asri Welas yang kini memiliki sanggar tari sendiri dan butik itu menjadi lebih cinta dengan Indonesia. "Jadi dia termasuk salah satu guru yang paling killer tapi berarti banget karena aku jadi cinta banget sama Indonesia dan segala macam jenis kain dari dia," kata Asri Welas.

    Serupa dengan lawan mainnya di Guru-guru Gokil, Dian Sastro juga memiliki guru tergokil versinya, yaitu guru Bahasa Indonesia ketika duduk di bangku SMA. Dian Sastro dan teman-temannya dilatih untuk kreatif sehingga berani untuk berkarya.

    "Guru yang aku bilang gokil biasanya guru yang agak killer dan gokil dalam arti kata dia beda dari guru-guru yang lain. Tapi ujung-ujungnya guru itu ternyata punya impact yang besar di kehidupan kita," kata Dian Sastro di kesempatan yang sama.

    Guru-guru Gokil meluncurkan audio series untuk menemani masyarakat di rumah. Audio series ini mengusung format sandiwara radio sekaligus menjadi pembuka sebelum film Guru-guru Gokil tayang.

    Total ada 8 episode, dengan durasi 4-5 menit dan mulai bisa didengarkan pada Senin, 4 Mei 2020 pukul 14.40 WIB setiap Senin, Rabu, dan Jumat. Masyarakat bisa mendengarkannya secara gratis di iRadio Network yang disiarkan di enam kota besar, seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Makassar, Banjarmasin, dan Medan.

    Selain itu, masyarakat juga bisa mendengarkan siaran ulangnya di Instagram resmi @gurugurugokil dan di YouTube channel BASE Indonesia serta di Spotify Guru-guru Gokil setiap 16.00 WIB di hari yang sama.

    MARVELA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?