Erwin Prasetya Eks Dewa 19 Meninggal, Bens Leo Ungkap Penyebabnya

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Personel Dewa 19. Instagram.com/@de19wa

    Personel Dewa 19. Instagram.com/@de19wa

    TEMPO.CO, Jakarta -Mantan basis Dewa 19, Erwin Prasetya, meninggal di Rumah Sakit Sari Asih, Ciputat, Tangerang Selatan, pada Sabtu, 2 Mei 2020. Erwin meninggal di usia 48 tahun setelah mengalami pendarahan di lambung.

    "Dia pendarahan di lambung dan sempat turun kesadaran. Karena dia kan kerjanya terbalik," kata pengamat musik Bens Leo saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu, 2 Mei 2020.

    Bens Leo yang juga pernah bekerja sama dengan Erwin Prasetya dalam proyek musik mengatakan Erwin sudah lama memiliki masalah pada lambungnya.

    "Mas Erwin ini mungkin keluhannya sudah lama tapi karena dia sibuk, jadi dia enggak rasain," ujarnya.

    Sosok Erwin Prasetya, menurut Bens Leo, adalah orang yang berdedikasi tinggi terhadap dunia musik, meski sudah tidak aktif bermain band. "Dia sering mencipta lagu, aransemen lagu. Di awal 2000-an saya sempat bekerja dengan dia ketika dia jadi arranger. Tapi belakangan dia banyak mengerjakan jingle iklan," kata dia.Bens Leo. TEMPO/Nurdiansah

    Erwin Prasetya terlibat dalam pembentukan band Dewa 19 pada 1986 di Surabaya. Erwin menjadi basis di Dewa 19 sejak album pertama, Dewa 19 (1992) hingga album keempat, Pandawa Lima (1997).

    Namun, karena suatu masala, Erwin keluar dari Dewa 19. Dia kembali terlibat dalam album Bintang Lima (2000) dan Cintailah Cinta (2002) sebagai additional player, sebelum digantikan YukeSampurna.

    Jenazah Erwin Prasetya akan dimakamkan di Taman Pemakaman Umum Keputih, Surabaya, Jawa Timur, pada Sabtu sore.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selamat Jalan KPK

    Berbagai upaya melemahkan posisi KPK dinilai tengah dilakukan. Salah satunya, kepemimpinan Firli Bahuri yang dinilai membuat kinerja KPK jadi turun.