Tak Dapat Restu dari Orang Tua, Nicholas Saputra Gagal Jadi Atlet

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nicholas Saputra. TEMPO/Budi Setyarso

    Nicholas Saputra. TEMPO/Budi Setyarso

    TEMPO.CO, Jakarta - Menjadi bintang film terkenal seperti sekarang ini ternyata bukan cita-cita Nicholas Saputra. Aktor yang namanya meroket sejak membintangi film Ada Apa dengan Cinta? ini sejak kecil justru terobsesi menjadi seorang atlet.

    "Dari kecil penginnya jadi atlet, terobsesi pengin jadi atlet. Karena senang aktivitas di luar ruangan," kata Nicholas dalam "Cabin Fever" live Instagram @milesfilms, Senin, 27 April 2020.

    Berbagai olahraga pun pernah ia coba. Mulai dari bermain tenis, bulu tangkis, hingga renang. Sayangnya, keinginan Nicho menjadi atlet tak pernah mendapat restu dari ayah dan ibunya."Disuruh fokus sekolah," ujar Nicholas.

    Menurut Nicholas karena tidak mendapat izin, akhirnya ia fokus pada bidang pendidikan. Tak heran jika sejak SD hingga kuliah ia masuk dalam sekolah favorit.Pemain film Ada Apa Dengan Cinta (AADC) 2, Dian Sastrowardoyo (kiri) dan Nicholas Saputra dalam gala premiere film AADC 2 di Yogyakarta, 23 April 2016. Film ini akan ditayangkan serentak di bioskop-bioskop Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam. ANTARA/Andreas Fitri Atmoko

    "Kebetulan dulu itu memang selalu masuk sekolah yang selalu difavoritin sama orang-orang di situ dari SD, SMP, SMA dan masuk UI. Sebenarnya bukan yang rajin banget belajar tapi ya udah akhirnya fokus di akademi," kata pemain film Aruna dan Lidahnya itu.

    Selain itu, Nicholas juga pernah bercita-cita sebagai pemain musik. Namun hal tersebut tidak pernah terwujud hingga sekarang.

    "Pengin jadi musisi juga, jadi saksofonis. Sempet belajar saksofon. Waktu SMP gue dapat kaset musik jazz gitu. Terus mikir, 'Wah, gila kalau bisa mainin alat tiap keren banget', tapi ya gagal juga," kata Nicholas Saputra.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.