Kanye West Protes Usai Dinobatkan sebagai Miliarder oleh Forbes

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangan selebriti Kanye West dan Kim Kardashian berpose untuk foto sebelum menghadiri presentasi Versace di New York, AS 2 Desember 2018. REUTERS/Allison Joyce

    Pasangan selebriti Kanye West dan Kim Kardashian berpose untuk foto sebelum menghadiri presentasi Versace di New York, AS 2 Desember 2018. REUTERS/Allison Joyce

    TEMPO.CO, Jakarta -Kanye West mengajukan protes setelah Forbes sudah meresmikan dirinya masuk dalam daftar miliarder atau orang terkaya. Menurut rapper asal Amerika Serikat itu nominal harta kekayaan yang ditulis oleh Forbes sebesar USD 1,3 miliar atau Rp 20,2 triliun adalah keliru.

    "Bukan satu miliar dolar. Tapi USD 3,3 miliar (Rp 51,4 triliun), ini karena tidak ada seorang pun di Forbes yang tahu bagaimana cara menghitung," kata Kanye West dilansir dari Page Six pada Senin, 27 April 2020.

    Klaim miliarder memang sudah sejak lama didambakan oleh suami Kim Kardashian itu. Dalam sebuah penampilan pada 2019, Kanye West pernah menyatakan kepada banyak orang bahwa ia seharusnya terdaftar sebagai miliarder dalam daftar Kings Hip-Hop Forbes.

    "Dalam wawancara dengan Forbes, saya sudah menunjukkan sebuah catatan berisi pendapatan sebesar USD 890 juta (sekitar Rp 12,4 triliun) dan mereka masih tidak juga menyebut saya sebagai miliarder," kata Kanye West di acara Festival Inovasi Fast Company di New York, Kamis 7 November 2019.

    Warga asli Chicago itu bahkan sempat menuduh publikasi itu sebagai bagian dari kelompok media yang berusaha menekan narasi buatannya sendiri karena rasnya. "Mungkin saya perlu mengubah nama menjadi Christian Genius Billionaire Kanye West selama setahun ke depan sampai Anda semua paham apa arti nama itu," katanya.Kim Kardashian dan suami Kanye West beserta keempat buah hatinya, North, Saint, Chicago, dan Psalm. Instagram.com/@kimkardashian

    Bisnis Kanye West memang kian cemerlang pada 2019. Salah satu pendapatan terbesarnya berasal dari penjualan sepatu Yeezy yang berkolaborasi dengan Adidas. Kanye West mengklaim sepatu labelnya itu memang paling keren dan berkualitas karena terbuat dari bahan yang dapat terbiodegradasi dan tidak bertali.

    Zack O'Malley Greenburg, editor senior Forbes bidang media dan hiburan sempat memberikan klarifikasi terkait alasan Kanye West belum juga dinyatakan sebagai miliarder versi Forbes. "Pemeringkatan itu keluar sekali per tahun dan biasanya di musim semi (sekitar Maret sampai Juni). Dan saat itu, nilai kekayaan dia sebesar USD 240 juta (Rp 3,36 triliun)," kata Greenburg. Sementara wawancara khusus dengan Kanye West berlangsung pada Agustus 2019.

    Saat itu, Greenburg tak yakin ada bukti penerimaan sebesar USD 890 juta dalam bahan-bahan yang diberikan tim Kanye West, seperti yang dia sampaikan di festival tersebut. Lagipula, Greenburg menambahkan, angka itu saja belum cukup membuktikan kalau Kanye West layak disebut sebagai orang terkaya versi Forbes.

    MARVELA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Benarkah Ada Jam Makan Yang Bikin Gemuk?

    Banyak cara untuk membuat berat badan menjadi ideal, contohnya waktu makan. Namun makan di jam yang salah bisa bikin gemuk.