Bosan Ditanya Jadi Presiden, Susi Pudjiastuti Ancam Tenggelamkan

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Susi Pudjiastuti saat berada di Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur. Foto diunggah di Instagram pada 12 Januari 2020. Instagram.com/@susipudjiastuti115

    Susi Pudjiastuti saat berada di Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur. Foto diunggah di Instagram pada 12 Januari 2020. Instagram.com/@susipudjiastuti115

    TEMPO.CO, JakartaSusi Pudjiastuti mengancam akan menenggelamkan siapapun yang bertanya kesiapan dirinya menjadi calon presiden periode berikutnya 2024-2029. Hal ini karena banyak sekali masyarakat yang mendukung Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan itu untuk menjadi salah satu kandidat pengganti Joko Widodo.

    "Kalau ada yang tanya lagi saya tenggelamkan," tulis Susi di Twitternya pada Jumat, 24 Apil 2020.

    Dalam cuitan tersebut, Susi juga menautkan artikel dari Tempo berjudul Ditanya Kesiapan Jadi Capres 2024, Ini Jawaban Susi Pudjiastuti yang tayang pada Jumat, 24 April 2020, mengenai pernyataannya terkait menjadi capres sehingga masyarakat tidak perlu lagi membahasnya.

    "Semoga menjadi jelas, dan tidak ada lagi pertanyaan," tulis Susi.

    Susi Pudjiastuti unjuk kebolehan memasak oseng tutut untuk menu makan malamnya. Video ini diunggah pada Senin, 20 April 2020. Foto: tangkapan layar Instagram @susipudjiastuti115

    Pada artikel tersebut Susi menyatakan bahwa dirinya akan menjadi orang terakhir yang akan dipilih oleh partai politik. Artinya Susi hanya memiliki kemungkinan kecil untuk menjadi capres.

    "Nyapres tuh apa sih? Nyapres di negeri keong? Susi akan menjadi the last person yang diperhitungkan oleh mereka, yang dilirik oleh mereka (partai politik)," kata Susi.

    Menurutnya hal itu karena beberapa orang memandangnya agak sedikit gila dan memiliki pola pikir yang terbalik-balik. Selain itu, Susi mengatakan sistem politik di Indonesia tidak memungkinkan dirinya mencalonkan diri sebagai kepala negara secara independen. Biasanya, setiap partai di Republik Indonesia telah mempunyai capres pilihan masing-masing untuk dicalonkan menjadi presiden nantinya.

    Susi Pudjiastuti menikmati ikan belanak yang dibelinya dari nelayan. (Instagram/@susipudjiastuti115)
    "Ya tidak bisa. Partainya juga tidak mau, tidak akan suka sama saya. Orang kayak Susi yang lulus SMA bisa jadi menteri itu sudah keajaiban, dan itu karena Pak Jokowi angkat saya," kata Susi.

    Susi pun tak percaya soal keajaiban yang datang dua kali. Dia meyakini, keajaiban hanya datang sekali saat dirinya diangkat jadi Menteri Kelautan dan Perikanan oleh Presiden Jokowi pada lima tahun lalu.

    Netizen pun juga memberikan komentar beragam mengenai pernyataan Susi itu. "Dan ga mungkin juga Bu Susi menjadi presiden wong demokrasi kita cuma kata-kata demokrasi dan buktinya nyatanya belom terlihat, berat seorang wanita menjadi presiden di negeri kita, Megawati hanya mengantikan Pak Gusdur," tulis akun @Sirano88459979. Komentar tersebut mendapatkan respon dari Susi. "Pintar," tulis Susi membalas komentar tersebut.

    Ada juga yang menunjukkan dukungan kepada Susi jika tidak ada partai yang memilihnya. "Kalaupun ibu gak dilirik ama parpol, saya akan yakinkan ibu, 2024 saya akan tetap milih bu @susipudjiastuti, karena ibu kan tahu sendiri banyak orang waras gak bisa kerja," tulis akun @Joviaditia_. Melihat komentar itu, Susi hanya memberikan emotikon tertawa.

    MARVELA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?