NCT Dream Rilis Album Baru dengan Formasi Lawas

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Grup K-Pop NCT Dream di Seoul Music Awards 2020/Twitter-@NCTsmtown_DREAM

    Grup K-Pop NCT Dream di Seoul Music Awards 2020/Twitter-@NCTsmtown_DREAM

    TEMPO.CO, Jakarta -Grup K-pop NCT Dream akan kembali dengan formasi lawasnya yang digawangi oleh tujuh anggota, yaitu Mark, Renjun, Jeno, Haechan, Jaemin, Chenle, dan Jisung. Agensi yang menaungi mereka, SM Entertainment, telah menetapkan formasi tersebut untuk merilis album baru NCT Dream, "Reload" pada 29 April bersama Mark.

    NCT Dream lalu akan melanjutkan bersama-sama dengan sistem yang direorganisasi."Promosi album NCT Dream dan sistem tim di masa depan akan direorganisasi," kata SM Entertainment dikutip dari Soompi, Rabu.

    "Pertama-tama, setelah perilisan album baru NCT Dream pada 29 April, setelah promosi album ini, akan ada perubahan dalam sistem anggota yang lulus setelah menginjak usia 20 tahun," katanya melanjutkan.

    NCT Dream sendiri merupakan grup sempalan dari NCT yang para anggotanya debut pada usia di bawah 20 tahun. Mark, yang telah berusia 20 tahun sempat tidak ikut dalam kegiatan NCT Dream beberapa waktu lalu.Grup K-pop NCT Dream. (Soompi)

    "Anggota saat ini tidak akan lulus, dan termasuk Mark, ketujuh anggota akan melakukan kegiatan dalam format seperti NCT U dengan nama tim NCT Dream," ujar SM Entertainment.

    Lebih lanjut, agensi yang menaungi Super Junior dan EXO itu juga mengatakan bahwa nantinya Renjun, Jeno, Jaemin, Chenle, dan Jisung bisa saja bergabung sebagai anggota tim NCT lainnya.

    "Mereka akan bergabung sebagai anggota tim NCT baru yang akan diluncurkan di masa depan berdasarkan arahan kegiatan mereka, dan mereka akan melakukan promosi global," kata SM Entertainment.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.