Disney Bakal Garap film Robin Hood Versi Live Action

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Russell Crowe (kiri) dalam film Robin Hood. AP Photo/Universal Pictures, David Appleby

    Russell Crowe (kiri) dalam film Robin Hood. AP Photo/Universal Pictures, David Appleby

    TEMPO.CO, Jakarta -Setelah The Lion KingMulan, dan Aladdin, Disney kembali membuat ulang film animasi klasiknya, Robin Hood. Film animasi yang tayang pada 1973 ini akan digarap dalam bentuk live action dan akan ditayangkan eksklusif di Disney Plus.

    Dilansir The Verge, akhir pekan lalu, seperti The Lion King, versi baru Robin Hood akan menampilkan karakter sebagai antropomorfik, kali ini dalam format live-action-CG hybrid disertai lagu-lagu khas Disney.

    Robin Hood adalah seorang "penjahat mulia" yang membentuk geng di Sherwood Forest untuk melawan ketidakadilan Sheriff of Nottingham. Sheriff, atas perintah pangeran yang tamak, memungut pajak yang tidak adil atas rakyat.

    Carlos López Estrada, yang terkenal karena mengarahkan "Blindspotting" (2018), akan menyutradarai remake Robin Hood. Sementara Kari Granlund, yang menulis naskah untuk remake Lady and the Tramp, juga akan menulis naskah untuk proyek ini.

    Masih belum jelas kapan Disney akan memulai proyek ini, mengingat produksi film di seluruh dunia telah ditutup menyusul perintah jarak sosial guna mencegah penyebaran virus corona baru (COVID-19).

    Robin Hood bukanlah film pertama yang dibuat eksklusif untuk Disney Plus. Ada Lady and the Tramp, hingga Artemis Fowl yang akan hadir di layanan streaming ini.

    Disney baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka telah melampaui 50 juta pelanggan berbayar, berkat peluncuran di Inggris, India, Jerman, Italia, Spanyol, Austria, dan Swiss.

    Meskipun Disney Plus menunda peluncuran layanannya di Prancis karena kekhawatiran pemerintah bahwa hal itu akan terlalu membebani bandwidth, aplikasi tersebut sekarang juga tersedia di sana.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.