Nyoman Nuarta Barter Karya Patungnya dengan Ribuan Masker dan APD

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • I Nyoman Nuarta. Istimewa

    I Nyoman Nuarta. Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta -Pematung kondang Nyoman Nuarta tergerak untuk membantu tenaga medis dan masyarakat menghadapi pandemi virus Corona. Seniman asal Bali yang bermukim di Bandung itu menukar atau barter karya patung terbarunya yang berjudul Borobudur VI dengan ribuan masker dan ratusan pakaian alat pelindung diri (APD). “Kami bagi dua jumlahnya untuk di Jawa Barat dan Bali,” katanya.

    Mitra barter Nuarta yaitu seorang kolektor seni yang juga pengusaha tekstil dan garmen. Hasil pertukaran itu menghasilkan 91 ribu masker kain dan 500 pakaian alat perlindungan diri (APD). Masker dibagikan untuk masyarakat sementara pakaian APD dikirim ke berbagai rumah sakit kecil hingga besar di Jawa Barat dan Bali.

    Masker dan APD untuk Jawa Barat diserahkan ke Gubernur Ridwan Kamil pada Kamis lalu, sedangkan untuk Bali dibagikan secara berkelompok. “Semoga pihak lain seperti kalangan pengusaha bisa berbuat yang sama,” ujar Nuarta kepada Tempo Kamis 9 April 2020.Pemrakarsa Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) Nyoman Nuarta berfoto dengan latar belakang Patung GWK di Ungasan, Badung, Bali, Selasa (31/7). ANTARA

    Seniman kelahiran Tabanan, Bali berusia 68 tahun itu mengaku ingin berpartisipasi sebagai relawan. “Sudah tua nggak boleh ikut umurnya sudah bahaya jadi kita pesankan APD dan masker,” katanya. Pakaian APD itu dipesan secara khusus agar bisa dipakai beberapa kali. Pemesanannya sekitar sebulan lalu, namun bisa diselesaikan lebih cepat dari perkiraan semula. “Mungkin dia juga mau cepat-cepat lihat patung Borobudurnya.”

    Nyoman Nuarta mengatakan dia tidak menentukan harga karya patungnya itu karena kolektornya sudah tahu. “Dia punya juga Borobudur seri lain jadi dia yang hargain, ya baguslah saya kan perlu bantuan,” katanya. Karya patung Borobudur VI itu telah dibuatnya sebelum ada wabah Corona. Semula dipersiapkan untuk sebuah pameran di Jakarta.

    ANWAR SISWADI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.