Parno Corona, Hotman Paris Pasang Bilik Disinfektan di Rumah

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengacara Hotman Paris Hutapea. Dok. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    Pengacara Hotman Paris Hutapea. Dok. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta -Wabah virus corona yang melanda Indonesia membuat tingkat kewaspadaan masyarakat menjadi tinggi karena takut tertular virus tersebut. Rasa cemas tertular COVID-19 juga dialami Hotman Paris.

    Pengacara kondang  berusia 60 tahun ini selalu membagikan ceritanya selama menjalani anjuran pemerintah untuk tetap berada di rumah, melalui akun Instagramnya. Tak cuma rajin mencuci tangan dan mengenakan masker, karena ketakutannya akan virus corona, Hotman sampai memasang bilik sterilisasi di rumahnya.

    Lewat akun Instagram pada Minggu, 5 April 2020, Hotman Paris membagikan video dirinya sedang mengawasi pekerja yang memasang bilik tersebut. Mengenakan baju handuk berwarna merah, Hotman mengatakan siapa pun yang hendak masuk ke dalam rumahnya, harus melewati bilik tersebut.Pengacara Hotman Paris Hutapea. Dok. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    “Hidup jadi parno, Hotman sedang memasang ruang disinfektan. Sudah jadi parno, sekarang mau masuk rumah siapa pun, harus lewat ini, harus disiram dulu tubuhnya dengan alat apa ini namanya, pusing gue gak mau denger lagi namanya” ujar Hotman dalam video tersebut.

    Sehari sebelumnya, Hotman mengunggah video yang memperlihatkan semua belanjaan sayur dan buah miliknya dicuci di dalam sebuah bak berisi air sabun.

    “Sekarang setiap belanjaan dari luar, harus direndam dulu dengan air sabun, ya jadi wajib direndam dulu, biar coronanya mati. Paling lama selama 20 menit. Ayo selamatkan keluarga kamu di rumah, harta tidak ada artinya, nyawa lebih penting,” ujar Hotman Paris.

    ALFI SALIMA PUTERI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.