Bikin Polling Corona, Deddy Corbuzier Sindir Pembebasan Koruptor

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Deddy Corbuzier dalam acara peluncuran koleksi terbaru sepatu Under Armour di Jakarta pada Rabu, 26 Februari 2020. TEMPO/Sarah Ervina Dara Siyahailatua

    Deddy Corbuzier dalam acara peluncuran koleksi terbaru sepatu Under Armour di Jakarta pada Rabu, 26 Februari 2020. TEMPO/Sarah Ervina Dara Siyahailatua

    TEMPO.CO, Jakarta -Deddy Corbuzier membuat polling untuk meminta pendapat para subscribersnya di YouTube menganai kegiatan apa yang paling cepat untuk mengatasi virus corona atau Covid-19 di Indonesia saat ini. "Mana yang menurut kalian paling baik dan cepat untuk mengatasi corona virus di Indonesia?" tulis Deddy di YouTube channelnya pada Jumat, 3 April 2020.

    Dalam memberikan pertanyaan tersebut, Deddy juga menyediakan tiga opsi yang bisa dipilih oleh subscribersnya, yaitu diam aja atau tidak melakukan apapun, mitigasi atau social distancing/physical, dan lockdown sementara.

    Setelah lebih dari 12 jam polling tersebut dimulai menunjukkan bahwa 67 persen menjawab lockdown sementara, 27 persen memilih social distancing, dan 6 persen lainnya menjawab berdiam diri di rumah. "Hasil vote di YouTube dari 138 ribu orang. Kalau warga IG pilih yang mana?" tulis Deddy di Instagramnya pada Sabtu, 4 April 2020.

    Selain itu, Deddy juga menyinggung mengenai isu pembebasan para koruptor dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19. Deddy Corbuzier . (YouTube - @Deddy Corbuzier)

    Sebelumnya, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengusulkan Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan segera direvisi untuk mencegah penyebaran Covid-19 di lembaga pemasyarakatan. Hal ini disebabkan karena menurutnya lapas di Indonesia sudah melebihi kapasitas.

    Yasonna menuturkan ada empat kriteria narapidana yang bisa dibebaskan dengan revisi PP itu. Pertama, narapidana kasus narkotika dengan masa pidana 5 sampai 10 tahun dan telah menjalani dua pertiga masa pidananya. Kemudian terpidana korupsi juga bisa dibebaskan dengan syarat sudah berusia 60 tahun ke atas dan telah menjalani dua pertiga masa tahanannya.

    Ketiga, untuk narapidana khusus dengan kondisi sakit kronis yang dinyatakan oleh dokter rumah sakit pemerintah. Dan yang terakhir membebaskan terpidana warga negara asing.

    Deddy menganggap bahwa selama ini para terpidana korupsi tidak ditahan di penjara melainkan hidup dengan layak di dalam tahanan. "Koruptor udah dibebasin? Bingung. Ngapain dibebasin. Kan selama ini juga ga pernah di penjara. Lebih di kos-kos in," tulis Deddy Corbuzier.

    MARVELA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.