Via Vallen Dapat Pengalaman Mengharukan Saat Bagikan Sembako

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Via Vallen. Instagram/@viavallen

    Via Vallen. Instagram/@viavallen

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi dangdut Via Vallen ikut melakukan aksi kemanusiaan di tengah pandemi virus corona. Ia membagikan sembako untuk warga yang mata pencahariannya terdampak COVID-19. Bahkan perempuan berusia 28 tahun ini hanya dibonceng sepeda motor untuk berkeliling membagikan sembako.

    Via Vallen membagikan pengalamannya di akun Instagram nya pada Senin, 30 Maret 2020. Perempuan asal Sidoarjo, Jawa Timur ini mendatangi sejumlah rumah warga. Aksi bagi-bagi sembakonya ini berlanjut hingga Rabu, 1 April 2020. Ia mengunggah foto seorang pedagang cincau pinggir jalan yang masih harus bekerja di tengah pandemi virus corona.

    Seperti biasa, team #bagibagisembako door to door setiap hari untuk memberikan sembako agar tepat sasaran. Ketika kelelahan, kita mampir beli minuman. Kebetulan kemarin siang kita di area alun-alun sidoarjo, mampir beli es cincau (foto ini adalah bapak penjual es cincau,” tulis Via dalam keterangan fotonya.

    Ternyata penjual cincau tersebut tidak mengetahui jika Via dan timnya sedang membagi-bagikan sembako, karena mobil berisi sembako diparkir di tempat tersembunyi. Via pun menanyakan tentang penjualan Bapak tersebut, apakah ramai atau tidak. Penjual cincau menjawab jika dagangannya sepi dan jarang ada orang yang membeli.Via Vallen  (Instagram @viavallen)

    Pas udh selesai, kita bayar lalu kita ke mobil sembako. Kita balik ke bapaknya untuk ngasih sembako. Bapaknya langsung balik badan, gak bisa bilang apa - apa, lumayan lama sembakonya gak di terima, bapaknya pun ga bisa ngomong apa apa. Cuma isak tangis dan air matanya saja yang mewakili perasaannya,” tulis perempuan pemilik nama asli Maulidia Octavia ini.

    Terharu dengan respons penjual cincau tersebut, Via mengimbau pengikutnya untuk saling bergotong royong dan membantu saudara yang sedang kesusahan. Pandemi virus corona ini memang berdampak besar untuk semuanya, terutama masyarakat kecil.

    Ayoo rekkk bagi yg mampuu, kita bisa bantu tanpa harus menimbulkan keramaian kok. Kita bisa survey dulu tetangga kita mana aja yang butuh bantuan dengan melihat kondisi rumahnya terlebih dahulu. Baru kemudian kita kirim bantuannya kerumahnya dengan aman,” tulis Via Vallen.

    ALFI SALIMA PUTERI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.