Pamit dari Opera Van Java, Azis Gagap Fokus Urus Pondok Pesantren

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Azis 'Gagap', Parto dan Sule di acara Opera Van Java. TEMPO/Yosep Arkian

    Azis 'Gagap', Parto dan Sule di acara Opera Van Java. TEMPO/Yosep Arkian

    TEMPO.CO, JakartaKomedian Azis Gagap mengumumkan mundur dari program acara Opera Van Java (OVJ) pada Selasa, 31 Maret 2020. Azis tak kuasa menitikan air mata saat berpamitan di program acara yang telah membesarkan namanya itu.

    Dalam tayangan OVJ terakhirnya itu, Azis juga meminta maaf jika ada kesalahan yang ia perbuat selama berkarya. “Jujur, Azis pengin menghibur semuanya. Kalau ada salah mohon dimaafkan, terima kasih semuanya. Hari ini memutuskan terakhir di OVJ. Malam ini mudah-mudahan bukan yang terakhir, karena mungkin besok masih ada tapping,” kata Azis Gagap.

    Meskipun Azis pamit dari Opera Van Java, tidak menutup kemungkinan jika suatu saat nanti dirinya akan kembali ke dunia komedi. Menurutnya, ini bukanlah keputusan akhirr. Jika ada petunjuk dari Allah, suatu hari nanti pasti Azis akan kembali.

    “Tapi ini bukan keputusan final, Azis masih berdoa minta ‘Ya Allah kasih petunjuk yang baik untuk masa depan Azis'. Kalau Allah izinkan Azis berangkat ke dunia komedi lagi, ya Azis jalankan. Kalau enggak, ya kalau ada kata maupun tingkah laku yang kurang berkenan, mohon dimaafkan," kata pria berusia 46 tahun ini sambil menangis.

    Ternyata bukan tanpa alasan Azis mengundurkan diri dari program OVJ. Ia mengaku sudah mempunyai rencana kedepannya. Aziz akan fokus  mengurus pondok pesantren miliknya dan akan memulai usaha dagang. "Ya palingan nanti di pondok kaya kemarin bikin empang. Lagi nanam-nanam kangkung, lagi mempersiapkan di pondok tapi tetap harus ada usaha,” ujarnya.

    ALFI SALIMA PUTERI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.