Nekat Syuting di Tengah Wabah Corona, Sutradara Upi: Bubarin!

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sutradara Upi. Instagram.com

    Sutradara Upi. Instagram.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Sutradara dan penulis skenario Sartri Dania Sulfiati alias Upi geram melihat masih ada kegiatan syuting di tengah wabah corona. Padahal pemerintah sudah mengimbau agar masyarakat bekerja, belajar, dan beribadah di rumah serta menerapkan social distancing demi mencegah penyebaran virus corona.

    Sutradara film Sri Asih ini pun meminta masyarakat untuk membubarkan syuting yang masih berlangsung di sekitar daerah tempat tinggal mereka. “Bubarin kalo di daerah tempat tinggal kalian masih ada yang dipergunakan untuk shooting! Tegur langsung atau minta petugas keamanan, atau Pak RT untuk bubarin!,” tulis Upi melalui akun Twitternya pada Rabu, 25 Maret 2020.

    Upi juga menyertakan rekaman video. Dalam video berdurasi tiga puluh detik tersebut, terlihat sekelompok crew film yang sedang melangsungkan proses syuting, namun harus terhenti karena ada pihak keamanan yang datang. Video tersebut sudah ditonton oleh 216 ribu lebih pengguna Twitter.

    Menurut Upi, dalam kondisi ketika virus corona mengintai, pembubaran syuting yang melibatkan banyak orang dalam satu lokasi, memang perlu dilakukan untuk keselamatan bersama. “Keselamatan warga, keselamatan kalian dan keluarga kalian yang utama!,” tulis sutradara My Stupid Boss ini.Aktris Pevita Pearce memberikan keterangan didampingi sutradara Upi saat peluncuran film Sri Asih di Jakarta, Sabtu, 21 September 2019. Film ini merupakan kelanjutan dari seri superhero Indonesia setelah Gundala. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Hampir semua netizen menyetujui imbauan Upi untuk membubarkan syuting yang masih berlangsung. “Film dan serial barat aja produksinya ditunda, lah ini masih kekeuh buat syuting?,” sindir @muhrizfau. Ada juga netizen yang beranggapan bahwa syuting bukanlah suatu hal yang begitu penting dan mendesak. “Syuting kan bukan urusan yang mendesak dan penting, alias bisa di tunda, yakan?,” tulis @_ARasyad.

    Sebelumnya, sutradara Joko Anwar juga meminta agar kegiatan syuting dihentikan. Menurut Joko, seorang sineas jika membuat sebuah film harus memikirkan perasaan penonton. “Sineas kalau bikin film itu selalu mencoba menggali perasaan penonton,” tulisnya melalui akun Twitter dan juga diunggahnya di Instagram pada Rabu, 25 Maret 2020.  

    ALFI SALIMA PUTERI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.