Surat Anies Baswedan Memantik Semangat Tenaga Medis

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencuci tangannya usai rapat terkait kewaspadaan penularan virus Corona, di Kantor Dinas Pendidikan DKI, Jakarta Selatan, Kamis 19 Maret 2020. TEMPO/Taufiq Siddiq

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencuci tangannya usai rapat terkait kewaspadaan penularan virus Corona, di Kantor Dinas Pendidikan DKI, Jakarta Selatan, Kamis 19 Maret 2020. TEMPO/Taufiq Siddiq

    TEMPO.CO, Jakarta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah menyediakan Hotel Grand Cempaka Business sebagai tempat penginapan bagi para petugas medis yang ikut menangani kasus virus corona di Jakarta. Tak ketinggalan, Anies juga menyediakan transportasi antar jemput untuk para petugas medis.

    Salah seorang petugas medis yang telah sampai dan menempati salah satu kamar di hotel tersebut, terkejut mendapati sepucuk surat di atas meja kamarnya. Sambil merekam, petugas medis tersebut membuka dan membacakan isi surat dari Gubernur DKI Jakarta. Video tersebut diunggah oleh pemilik akun Twitter @Reiza_Patters pada Kamis, 26 Maret 2020, siang tadi.

    "Dapat surat dari Gubernur DKI, kita lihat isinya apa. Gila kumerinding, Cuy," ujar suara perempuan yang membaca surat tersebut. "Jakarta, 26 Maret, Terima Kasih Kami kepada Para Pejuang Kemanusiaan, eh gue pengen nangis," ia melanjutkan sambil menahan suaranya yang mulai bergelombang. 

    “Ibu, Bapak dan rekan-rekan yang kami banggakan. Atas nama seluruh warga Jakarta, izinkanlah saya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga untuk segala pengorbanan keikhlasan,” ujar Anies dalam isi surat tersebut.

    Anies berterima kasih kepada para petugas medis yang telah berjuang turun tangan melayani warga Jakarta menjalani masa yang sulit ini," sampai di sini, suara tenaga medis itu mulai bercampur tangisan. Ia kemudian terdengar menghela napas dan melanjutkan membaca kembali. 

    "Perjuangan yang sangat mulia, yang penuh tantangan dan risiko. “Perjuangan inilah yang menguatkan harapan bahwa insyaallah kita akan dapat segera melewati masa penuh cobaan ini,” tulis Anies.

    Atas nama Pemprov DKI Jakarta dan atas nama seluruh warganya, Anies menyampaikan hormat dan mengirimkan dukungan penuh sambil tetap terus mendoakan untuk para tenaga medis.

    “Mohon sampaikan salam hormat kami kepada keluarga di rumah, katakan pada mereka, Jakarta bangga pada ibu, bapak, dan rekan-rekan semua. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan serta tetap memberikan kesehatan, kekuatan, dan kesabaran pada ibu, bapak, dan rekan-rekan dalam menuntaskan misi mulia ini. Wassalam, Anies Baswedan,” ujarnya. 

    Suara petugas medis itu terdengar serak. Saat ia menyelesaikan membaca surat itu, terdengar menahan tangis. Sebab sebelumnya, beberapa perawat di RS Persahabatan diusir dari tempat kos mereka lantaran dituduh menularkan virus Corona. Walhasil, mereka terpaksa tidur di rumah sakit. Surat itu menumbuhkan semangat mereka kembali sebagai garda terdepan perlawanan terhadap pandemi Corona. 

    Rekaman suara tenaga media yang membacakan surat itu menjadi viral. Netizen ikut tersentuh atas surat itu. "Kadang perhatian kecil seperti ini berdampak luar biasa buat pemulihan semangat dan energi mereka," kata @sigitwd. "Sumpah ini keren banget, memanusiakan manusia. Barakallah buat semua tenaga kesehatan, Pemprov DKI, dan semua pihak yang membantu para nakes ini," cuit @wulanphitaloka. 

     

    ALFI SALIMA PUTERI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arti Bilangan R(0) dan R(t) untuk Menerapkan New Normal

    Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa mengatakan bahwa suatu daerah dapat melaksanakan New Normal bila memenuhi indikator R(0).