Pisah Rumah dengan Irwan Mussry, Maia Estianty Kangen Mas Bojo

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Maia Estianty dan Irwan Mussry. Instagram

    Maia Estianty dan Irwan Mussry. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi Maia Estianty sudah sepekan ini tinggal terpisah dari suaminya, Irwan Mussry. Maia memilih tinggal bersama anak-anaknya agar lebih fokus memberikan perhatian selama mereka melakukan karantina mandiri di tengah wabah virus corona COVID-19.

    Tinggal beda rumah dengan sang suami rupanya membuat ibunda Al, El, dan Dul itu kangen berat. Lewat unggahan di akun Instagramnya itu Maia mengungkapkan kerinduannya. Sebuah foto dirinya berdua Irwan dipajang melengkapi kata-kata rindunya.

    Kangen Mas Bojo.. @irwanmussry .. Udah seminggu lebih nih nggak kumpul. Demi menjaga anak-anak di rumah. Karena kudu isolasi diri,” tulis Maia Estianty, Rabu, 25 Maret 2020.

    Cukup lama tak bisa bertemu suami tercinta,  membuat Maia kepikiran bagaimana keadaan para tenaga medis yang menjadi garda terdepan dan harus merawat pasien COVID-19. Juri Indonesian Idol 2020 itu pun sadar jika rindunya kepada suami tidaklah seberapa bila dibandingkan dengan dokter dan para perawat yang bertugas menangani pasien virus corona.Maia Estianty. Instagram.com/@maiaestiantyreal

    Apa kabar team medis yang merawat pasien Covid-19 ya? yang gak bisa ketemu keluarga... Duh duh, pasti kangen sama pasangan dan anaknya... Semangat team medis Indonesia,” tulis Maia.

    Unggahan Maia itu pun ramai dikomentari oleh pengikutnya. “Gumush banget bunnn,” komentar Top 3 Indonesian Idol 2020, Ziva Magnolya. Ada salah satu netizen yang menanyakan apakah Irwan Mussry juga kangen dengan Maia dan langsung mendapat tanggapan dari mantan istri Ahmad Dhani itu, “Hanya Tuhan yang tahu hahaha.. guyon.

    ALFI SALIMA PUTERI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.