Raul Lemos Ibaratkan Krisdayanti Jadi Bebek Lumpuh yang Ditembak

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Krisdayanti dan Raul Lemos berpose di air terjun Rhine Falls, Swiss yang diunggah di Instagram, 18 Maret 2020. Liburan ini bertepatan dengan masa reses anggota dewan, yaitu 27 Februari - 22 Maret 2020. Instagram/@Krisdayantilemos

    Krisdayanti dan Raul Lemos berpose di air terjun Rhine Falls, Swiss yang diunggah di Instagram, 18 Maret 2020. Liburan ini bertepatan dengan masa reses anggota dewan, yaitu 27 Februari - 22 Maret 2020. Instagram/@Krisdayantilemos

    TEMPO.CO, Jakarta - Suami Krisdayanti, Raul Lemos buka suara setelah istrinya menjadi bulan-bulanan publik lantaran berlibur ke Swiss saat masyarakat dunia, termasuk Indonesia tengah dihantam krisis akibat wabah Corona. Ia mengucap maaf sekaligus meminta publik tidak menyalahkan istrinya yang kini menjadi anggota DPR dari PDIP.

    “Bila ada pihak yang disalahkan, sepatutnya sayalah yang harus disalahkan. Bukan istri saya,” tulis dia saat memberikan klarifikasi melalui akun Instagramnya pada Selasa, 24 Maret 2020.

    Raul menjelaskan, dialah yang merancang perjalanan ke Eropa dua bulan sebelum wabah virus Corona melanda dunia. Ia mengaku ingin menikmati waktu keluarga lantaran harus hidup terpisah di dua negara, Raul di Timor Leste adapun Krisdayanti di Indonesia.

    “Saya harus mengatur schedule saya yang padat, menyesuaikan jadwal libur sekolah anak anak, jadwal kosong istri saya sebagai anggota DPR di sela sela masa sidang dan reses yang telah dia jalani,” ujarnya. Ia pun mengatur dari 12 hingga 27 Maret 2020 untuk perjalanan keliling Eropa.

    Krisdayanti dan Raul Lemos. (Instagram - @krisdayantilemos)

    Menurut Raul, saat menyusul jadwal liburan hingga berangkat, situasi masih terkendali. “Tidak ada travel warning yang saya terima termasuk dari negara-negara yang akan kami kunjungi, yakni Swiss, Spanyol, Portugal, dan Prancis,” ujarnya.

    Ia menuturkan, jika keadaan sudah membahayakan, tak mungkin pengurusan visa turis bisa mudah. Jika kondisi sudah seburuk sekarang, visa diterima, saya tidak mungkin menjadi bodoh untuk menempatkan istri dan anak-anak yang saya cintai dalam risiko terpapar virus sangat berbahaya itu,” katanya.

    Raul Lemos menuturkan, sampai di Eropa keadaan memburuk dengan cepat setiba mereka di Zurich, Swiss pada 13 Maret 2020. Ia mengaku langsung memutuskan untuk kembali lebih cepat dan membatalkan semua agenda lawatan ke Spanyol, Lisboa (Portugal), dan Paris (Prancis).

    “Akomodasi dan penerbangan lanjutan yang sudah saya bereskan jauh-jauh hari sebelumnya juga menjadi berantakan dan tentu rugi. Kami pun tidak menikmati family time yang telah saya rancang dan bayar,” tuturnya.

    Krisdayanti dan Raul Lemos. (Instagram - @krisdayantilemos)

    Raul mengaku saat itu juga ia memutuskan segera kembali ke Indonesia dan mengajukan jadwal ulang tiket penerbangan menjadi tanggal 19 Maret 2020. Ia mengklaim saat pulang, sudah memenuhi semua persyaratan traveling antar negara. Saat masuk ke Indonesia pun ia lalui dengan normal, seperti melalui pemeriksaan kesehatan berlapis. “Saat inipun kami sedang menjalani 14 hari isolasi mandiri di rumah dan berjauhan dari keluarga juga kunjungan,” ujarnya.

    Menurut Raul, ia menyadari bahwa istrinya anggota DPR dan artis yang rentan terhadap kritik, hujatan. “Dia dengan segala keterbatasan dan jiwa besarnya menerima kritik, hujatan tanpa mampu berbuat apa-apa, seperti menjadi sasaran pada permainan menembak sasaran bebek lumpuh / the sitting duck game,” kata dia.

    Ia menegaskan, hujatan dan kritikan terhadap Krisdayanti ini tidak adil bagi istrinya. “Karena saya yang merancang, memutuskan dan melaksanakan acara liburan keluarga tersebut,” ujarnya seraya menegaskan kembali, dialah yang patut disalahkan atas kondisi ini.

    Raul pun meminta maaf. “Saya terima hujatan dan kritikan sebagai kepedulian bagi kita semua dan bahan introspeksi bagi saya pribadi,” ujarnya.

    Krisdayanti belakangan memang terus disorot lantaran dianggap tidak peka terhadap bencana dunia ini. Apalagi, di tengah masyarakat tengah berjuang hidup dan mati melawan virus itu, ia acap mengunggah perjalanannya di Swiss dan beberapa kali menulis kata social distancing yang memang diterapkan di seluruh dunia demi menghindari penularan virus.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.