Susul Film Mulan, Black Widow Tak Jadi Tayang 1 Mei 2020

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Black Widow. (Youtube)

    Black Widow. (Youtube)

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah film Mulan, Disney kembali mengumumkan penundaan jadwal tayang film terbarunya, Black Widow karena virus corona.

    Dilansir Variety, Rabu, 18 Maret 2020, film yang dibintangi oleh Scarlett Johansson itu semula dijadwalkan tayang pada 1 Mei 2020. Belum diketahui kapan Black Widow akan dirilis.

    Disney juga telah menarik drama The Personal History of David Copperfield yang dibintangi oleh Dev Patel dan The Woman in the Window yang seharusnya rilis pada 8 Mei dan 15 April. Seperti Black Widow, jadwal baru penayangan dua film ini juga belum dipastikan.

    Langkah penangguhan tidak bisa dihindari sejak bioskop di beberapa negara bagian termasuk New York, New Jersey, Ohio, Pennsylvania dan Washington diperintahkan untuk tutup.Film Black Widow. (Youtube)

    Sebelumnya, Disney telah menunda MulanThe New Mutants, dan Antlers. Penangguhan  penayangan Black Widow diharapkan tidak akan mengganggu waktu rilis film besar lainnya.

    Black Widow diperkirakan telah menghabiskan biaya produksi sebesar 150 juta dolar hingga 200 juta dolar Amerika Serikat seperti film Marvel lainnya. Selain Scarlett Johansson, film ini juga dibintangi oleh Florence Pugh, David Harbour, O-T Fagbenle, William Hurt, Ray Winstone dan Rachel Weisz. Film arahan sutradara Cate Shortland itu mengambil latar kisah setelah kejadian Captain America: Civil War.

    Selain Disney, beberapa studio juga telah menunda rilis film-film besar seperti Universal dengan Fast and Furious 9, MGM dengan James Bond: No Time To Die, dan Paramount dengan A Quiet Place 2.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.